Berita Anambas

Anggota DPRD Klaim Jumlah Anak Berkebutuhan Khusus Ratusan, Anambas Dambakan SLB!

Anggota DPRD mengklaim ratusan anak berkebutuhan khusus ada di Anambas, mereka mendambakan SLB!

Anggota DPRD Klaim Jumlah Anak Berkebutuhan Khusus Ratusan, Anambas Dambakan SLB!
tribunnews batam/argianto
Ilustrasi Pelaksanaan ujian nasional (UN) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kartini Batam, Senin (16/5/2016) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kehadiran Sekolah Luar Biasa (SLB) di Anambas menjadi sorotan.

Itu setelah Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan hal itu saat menyinggung bidang pendidikan di Anambas.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini pun mendesak agar SLB bisa hadir di Anambas.

Baca: Miris! Kabar Aktor Legenda Kungfu, Sammo Hung Pakai Kursi Roda, Jackie Chan Operasi!

Baca: Sudah 5 Tahun Jadi Mualaf, Penampilan Artis Bella Shapira Berhijab Kian Cantik di Mata Netizen!

Baca: Keluhkan Bau Mulut saat Jalankan Ibadah Puasa? Jangan Panik, Ikuti Saja 4 Tips Kesehatan Gigi Ini!

Baca: Disangka Angka Misterius, Inilah Sejarah Angka Nol! Ada Peranan Ilmuwan Muslim di Balik Penemuannya!

Ia pun meminta agar sarana dan prasarana strategi pendidikan yang saat ini telah dilaksanakan untuk bisa ditingkatkan dengan melakukan evaluasi terhadap status, mutu serta sarana pendidikan.

"Strategi pendidikan yang belum dilaksanakan, salahsatunya Sekolah Luar Biasa (SLB) yang belum ada di Anambas.

Padahal, menurut data yang kami peroleh, anak yang memerlukan perhatian khusus jumlahnya lebih kurang 170 orang. Dan ini wajib untuk menerima pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya Jumat (25/5/2018).

Dhannun juga mengkritisi alokasi anggaran bidang pendidikan yang masuk pada salahsatu urusan wajib‎ pelayanan dasar.

Menurutnya, alokasi dana pendidikan sebesar 20 persen dari APBN maupun APBD belum bisa dilaksanakan secara penuh di Anambas. Ini terlihat dari alokasi anggaran pada sektor pendidikan sebesar Rp 61,821 miliar lebih.

"Jika dibandingkan dengan total APBD Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2017, berarti komitmen Pemerintah untuk dana pendidikan di APBD hanya mencapai 8,09 persen, meskipun terdapat kenaikan dari tahun sebelumnya yang mencapai 5,6 persen.

Sementara, alokasi 20 persen dari APBN dan APBD merupakan amanah Undang-Unang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasonal," ungkapnya.

Rencana pembangunan ‎SLB di Anambas ini pun, sebelumnya juga disampaikan Asiah Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meski Pemerintah Provinsi sudah menyurati Pemerintah Daerah mengenai rencana pembangunan SLB di Anambas, namun kendala dari sisi ketersedian lahan diakuinya menjadi penghambat terealisasinya SLB di Anambas.

"Kami menyadari pentingnya hal itu, sehingga anak-anak yang berkebutuhan khusus tetap mendapatkan pendidikan.

Kewenangan untuk SLB pun kini telah beralih ke provinsi termasuk untuk jenjang SMA/SMK sederajat," ujarnya. (*)

Tags
SLB
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help