Kisah-kisah Pemudik Tak Terungkap! 15 Tahun Tak Mudik, Giliran Hendak Pulang Kehabisan Tiket Kapal!

Kapal tersebut adalah kapal terakhir yang menyinggahi Kijang dan Batam untuk ke pulau Jawa dan Indonesia Timur

Kisah-kisah Pemudik Tak Terungkap! 15 Tahun Tak Mudik, Giliran Hendak Pulang Kehabisan Tiket Kapal!
tribunbatam/aminnudin
Seorang calon penumpang yang hendak mudik melalui KM Dorolonda di Pelabuhan Kijang tengah menunggu kapal sambil menggendong bayi, Kamis (7/6/2018) 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN-Ekspresi letih sekaligus gembira terpancar di wajah para mudikers begitu kapal KM Dorolonda, merapat ke bibir dermaga Pelabuhan Kelas II Kijang, Kamis (7/6/2018).

Kapal besar dengan enam sekoci itu akan membawa ribuan para pemudik menuju Tanjung Priok, Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar hingga Pelabuhan Bau Bau, Sulawesi Tenggara.

Baca: Lakalantas Dekat Simpang SMPN 12 Tanjungpinang, Seorang Pemotor Meninggal!

Baca: Terungkap! Inilah 5 Kecelakaan Pesawat Paling Tragis di Indonesia, Nomor 3 Pilot Diduga Bunuh Diri!

Baca: Terungkap! Bukan Asli Singapura? Inilah Sejarah Pasukan Gurkha, Penjaga KTT Trump dan Kim Jong Un!

Sayang, tak semua berbahagia. Ada sejumlah calon penumpang yang resah dan gelisah memikirkan cara bisa mudik dengan naik kapal KM Dorolonda Kamis sore itu juga.

Kapal tersebut adalah kapal terakhir yang menyinggahi Kijang dan Batam untuk ke pulau Jawa dan Indonesia Timur. Kapal akan masuk kembali ke Kepri usai lebaran, tanggal 22 Juni nanti.

Mereka dengan ekspresi resah dan gelisah adalah yang tidak mengantongi tiket sama sekali. Bukan karena tidak sempat membeli tiket, tapi tiket Pelni KM Dorolonda ludes alias habis sejak pekan lalu.

Keterangan yang dihimpun Tribun dari sejumlah mudikers yang hendak ke Indonesia Timur, banyak yang sudah membooking tiket KM Dorolonda sejak awal puasa.

Mereka yang tidak memiliki tiket adalah mereka yang baru sepekan lalu mencari tiket di saat Pelni menyatakan tiket sudah habis semua.

Mereka ini ada yang sebagian warga Indonesia yang bekerja di Malaysia.

Rombongan keluarga Abu Bakar, diantaranya. Dia dan puluhan calon penumpang tak kebagian tiket sama sekali.

"Saya sudah keliling sejak beberapa hari lalu, tiket habis. Kosong, saya tak tahu bagaimanalah nasib kami ini.

Halaman
12
Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved