Safari Ramadan di Karimun. Kapolda Kepri Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Aksi Terorisme

Meskipun kondisi Provinsi Kepri saat ini dalam keadaan aman, namun Kapolda Kepri, Irjen Didid Widjanardi mengimbau warga agar tetap waspada

Safari Ramadan di Karimun. Kapolda Kepri Imbau Warga Tetap Waspada Terhadap Aksi Terorisme
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Kapolda Kepri, Irjen Didid Widjanardi mengisi buku tamu saat meninjau pos pengamanan lebaran. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Meskipun secara umum kondisi Provinsi Kepri saat ini dalam keadaan aman, namun Kapolda Kepri, Irjen Didid Widjanardi mengimbau warga agar tetap waspada terhadap pergerakan kelompok radikal serta ancaman aksi terorisme saat lebaran.

Hal itu disampaikan Didid dalam kegiatan safari Ramdan 1439 Hijriah ke Kabupaten Karimun, Kamis (7/6/2018) malam.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut di antaranya harus dengan memperkuat intelijen terdepan, yakni Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas.

Baca: 8 Jam Dikubur, Bayi Perempuan Baru Lahir Ini Ternyata Masih Hidup. Begini Kejadiannya

Baca: Percakapan Hendri dan Rika Karina Sebelum Pembunuhan Itu Terjadi. Terkait Kosmetik

Baca: MRT Singapura Mengeluarkan Asap, Penumpang Terpaksa Diturunkan. Ternyata Bukan Kejadian Pertama

"Kita sama-sama mengantisipasi ancaman terorisme yang telah terjadi di beberapa daerah beberapa waktu lalu. Wilayah Kepri saat ini aman. Tapi saya imbau jangan memposisikan diri seperti ikan dalam akuarium, dimana orang atau pelaku dapat melihat kita secara gamblang, tapi kita tidak bisa melihat mereka," katanya.

Beberapa hal lain yang menjadi sorotan di masa lebaran ini, menurut Didid adalah masalah pangan.

Selain kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok, kegiatan penimbunan dan distribusi yang dilarang juga harus diantisipasi.

"Juga akan adanya kegiatan masyarakat saling kunjung-mengjungi dan keluar daerah menggunakan sarana lalulintas. Di sini mengandung kerawanan ketertiban, kecelakan, keamanan dan kenyamanan," ujarnya.

Didid menyebutkan tindak pidana konvensional juga berpotensi meningkat.

Penyebab umumnya adalah kebutuhan lebaran yang tidak tercukupi serta banyaknya masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pada kesempatan itu Didid juga mengimbau untuk tidak terjadinya aksi sweeping.(ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved