'Anak Saya Sampai Mau Bunuh Diri karena Tidak Diterima di Sekolah Itu'

Sejumlah orang tua murid dari Batuaji mendatangi kantor DPRD Kota Batam, Rabu (11/7/2018).

'Anak Saya Sampai Mau Bunuh Diri karena Tidak Diterima di Sekolah Itu'
tribun batam
Sejumlah orang tua siswa dari Batuaji mendatangi kantor DPRD Kota Batam, Rabu (11/7/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah orang tua murid dari Batuaji mendatangi kantor DPRD Kota Batam, Rabu (11/7/2018).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan kekesalan mereka karena anak-anak mereka tidak diterima di sekolah zonasi yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam.

Seorang orang tua murid, Wanyani, warga Genta 1 mengatakan puterinya tak bisa masuk ke sekolah zonasi, yaitu SMPN 11 Batam dan SMPN 5.

Alasan pihak sekolah, katanya, kuota yang diterima hanya 325, namun yang daftar membeludak.

"Alasan sekolah tidak punya tempatlah, kurang gurulah, masuk bina lingkungan kita tak dapat. Padahal saya tinggal pas di depan sekolah,"kata Wanyani dengan suara tinggi.

Berbeda halnya dengan Nova, yang juga ikut ke DPRD Batam.

Baca: Orang Tua Siswa Nekat Pakai SKTM tak Semestinya, Anaknya Terpaksa Didiskualifikasi Sekolah

Baca: Sejak Pagi Menunggu, Pengumuman Hasil PPDB di SMKN 1 Batam tak Juga Muncul

Baca: Hasil Seleksi PPDB SMKN2 Batam Sudah Ditempel di Sekolah, 422 Pelamar Dinyatakan Lulus

Dia mengaku anaknya diterima di sekolah pilihan ke-2 yang letaknya jauh dari lokasi rumah. Padahal dia ingin anaknya diterima di sekolah yang dekat rumah tapi justru ditolak karena nilai anaknya tidak mencukupi.

Yang lebih menyedihkan lagi, kata Nova, anaknya sampai ingin bunuh diri.

"Anak saya sampai mau bunuh diri karena tidak diterima di sekolah itu. Yang diutamakan nilai yang tinggi," katanya.

Padahal, lanjutnya, pihak kelurahan mengatakan pasti masuk karena sekolah pilihan pertama itupun masuk ke zonasinya, ternyata tidak begitu.

"Iya kak, saya tak diterima di sekolah pilihan pertama," ujar Friska, anak Nova yang ikut juga ke Gedung DPRD Batam.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Safari Ramadan tampak menemui belasan orang tua siswa tersebut.

Warga akan diterima oleh Komisi IV DPRD Kota Batam. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help