Kapolres Pangkep Menangis Saat Jabatannya Dicopot karena Diduga Sering Keluar Malam dengan Stafnya

AKBP Bambang Wijanarko menangis saat jabatannya sebagai Kapolres Pangkep, Sulawesi Selatan dicopot.

Kapolres Pangkep Menangis Saat Jabatannya Dicopot karena Diduga Sering Keluar Malam dengan Stafnya
screenshot video Tribun Timur
Kapolres Pangkep dicopot dari jabatannya karena diduga berselingkuh. 

TRIBUNBATAM.id, PANGKEP - AKBP Bambang Wijanarko yang sebelumnya menjabat Kapolres Pangkep, Sulawesi Selatan harus rela jabatannya dicopot.

Saat upacara pencopotan jabatan itu pun, dia menangis.

Dilansir TribunTimur.com, Rabu (11/7/2018), pencopotan tersebut berdasarkan Surat Telegram Rahasia Kapolri nomor ST/1679/VII/KEP./2018.

Dia dicopot karena diduga berselingkuh dengan staf Polres Pangkep.

Di depan para anggotanya saat lepas sambut pada Selasa (10/7/2018), dia pun mengaku bersalah dan meminta maaf.

"Saya minta maaf, saya ini manusia yang tidak luput dari kesalahan," katanya.

Acara tersebut berlangsung haru, Bambang tak bisa menahan air matanya.

Baca: Peringati HUT Bhayangkara ke-72, Kapolres Bintan Bacakan Amanat Presiden Jokowi

Baca: Tangani 11 Kasus Pungli di Batam, UPP Polresta Barelang Jadi yang Terbaik di Kepri

Air matanya menetes ketika para anggota Polres Pangkep memeluknya.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono mengatakan, Bambang diduga sering keluar malam bersama seorang staf Polres Pangkep.

"Dugaan sementara kami, dia (AKBP Bambang Wijanarko, red) diajak jalan-jalan malam-malam, tapi perlu pendalaman lagi, makanya ditarik," kata Irjen Umar.

"Ya, yang namanya pemimpin itu masa malam-malam jalan sama stafnya itu bagaimana, kan nggak bener. Makanya kita masih pendalaman," lanjutnya.

Dilaporkan, Bambang telah dimutasi ke Polda Sulsel sebagai perwira menengah (Pamen) atau dinonjobkan. (tribun timur)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Dicopot karena Dugaan Selingkuh, Mantan Kapolres Pangkep: Saya Manusia Biasa Video Pilihan

Editor: Sri Murni
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved