Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Mayat Mengapung di Tanjungpinang. Polda Otopsi Mayat Supartini

Kasus penemuan mayat Supartini (37) yang mengapung di perairan Dompak, Tanjungpinang, Minggu (15/7/2018) pagi.

Mayat Mengapung di Tanjungpinang. Polda Otopsi Mayat Supartini
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi 

TRIBUN.BATAM.id, TANJUNGPINANG - Kasus penemuan mayat Supartini (37) yang mengapung di perairan Dompak, Tanjungpinang, Minggu (15/7/2018) pagi masih diselidiki Polres Tanjungpinang.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan sebanyak 13 orang.

Baca: Prabowo-SBY Bakal Bertemu Pekan Ini, Sekjen Demokrat Janjikan Ada Kejutan

Baca: Persib Vs Persela Lamongan - Kesempatan Persib Kembali ke Papan Atas

Baca: VIDEO: Tak Lolos Seleksi PPDB, Orangtua Calon Siswa Demo di SMKN 1 Batam

Mereka mulai dari keluarga dan orang-orang yang berada di lokasi penemuan mayat warga Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat itu.

"Sudah 13 orang saksi kami periksa dari mulai keluarga dan orang yang berada di lokasi kejadian ditemukannya korban," kata Dwihatmoko Wiraseno, Senin (16/7/2018).

Saat ditanya apakah sudah ada titik terang yang mengarah kepada tersangka, mantan Kasatreskrim Polres Karimun itu mengaku masih terus melakukan pendalaman.

Dwihatmoko juga mengatakan saat ini mayat Supartini tengah diotopsi oleh tim dokter Polda Kepri di RSUP Kepri.

Otopsi dilakukan untuk memastikan apakah janda beranak satu itu tewas secara tidak wajar.

"Iya, tim dokes dari polda kepri melakukan otopsi korban," kata Dwihatmoko.

Dwihatmoko juga mengatakan, jika tidak ada kepentingan lain untuk penyelidikan, mayat Supartini Senin ini juga akan diserahkan ke pihak keluarga. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Rachta Yahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved