Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Motif di Balik Kasus Supartini Mulai Terkuak, Gumpalan di Perut Korban Jadi Petunjuk

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang mengonfirmasi dari hasil otopsi yang dilakukan dokter Bidokes Polda Kepri, korban hamil 2 bulan

Motif di Balik Kasus Supartini Mulai Terkuak, Gumpalan di Perut Korban Jadi Petunjuk
Istimewa
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG- Motif selalu menjadi pertanyaan utama dibalik terjadi pembunuhan.

Seperti halnya kasus Supartini. Kuat dugaan motif ini karena Supartini hamil terlebih dahulu.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno juga membenarkan dari hasil otopsi yang dilakukan dokter Bidokes Polda Kepri, korban hamil 2 bulan.

Baca: Polisi Amankan Dua Orang ke Mapolres, Diduga Supartini Korban Pembunuhan

Baca: Ini Kisah Nyata di Lampung! Fenomena Pria Lampung yang Disewa untuk Menjadi Pengantin

Baca: Terungkap! Inilah Artinya Jika Ayam Jago Berkokok Tengah Malam. Ada Penjelasan Soal Berahi

Baca: Inilah Kisah Mata Hari, Mata-mata Cantik Keturunan Jawa yang Mengguncang Eropa!

"Ia ada gumpalan daging menyerupai janin. Berumur 2 bulan," kata Kasat satu hari lalu.

Informasi di Polres Tanjungpinang pelaku tidak bertanggung jawab setelah menghamili korban.

Diduga pria berinisial NS, warga Tanjungpinang sekaligus manajer di sebuah perusahaan properti, sebagai pelakunya.

Dia ditangkap anggota Polres Tanjungpinang malam tadi di Batu 15.

Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi

Seperti diberitakan, sesosok mayat ditemukan di bawah jembatan arah Wacopek Bintan, Minggu (15/7/2018) pagi.

Kondisi mayat mengenaskan. Wanita berkulit putih itu masih mengenakan celana jeans baju kaos putih. Kaki dan tangannya terikat dengan tali. Sebagian tubuhnya berada dalam karung.

"Dia dikarungi lalu diikat dengan pemberat," ungkap Ijen, warga di lokasi kejadian perkara.

Beberapa anggota polisi di ruang mayat RSUP Kepri menuturkan, wanita itu mengalami luka sobek di bagian wajah.

Pada wajahnya terdapat bekas sayatan barang tajam. "Perutnya sedang buncit. Diperkirakan sudah dua hari tenggelam," ucap seorang anggota polisi. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help