Mayat Mengapung di Tanjungpinang

Nasrun Mengaku Terpaksa Menghabisi Pacarnya yang Sedang Hamil karena Permintaan Korban

"Dia yang minta untuk dibunuh. Karena tak kuat menanggung aip" katanya di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (20/7/2018).

Nasrun Mengaku Terpaksa Menghabisi Pacarnya yang Sedang Hamil karena Permintaan Korban
Jasad manusia mengapung di sekitar jembatan Dompak ke arah Wacopek Bintan pada Minggu (15/7/2018) pagi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Nasrun, tersangka pembunuhan Supartini yang tak lain adalah pacarnya sendiri, beralasan menghabisi korban bukan kemauan dirinya melainkan atas permintaan korban.

Pengakuan itu disampaikan Nasrun ketika ditemui sejumlah wartawan di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (20/7/2018).

"Dia yang minta untuk dibunuh. Karena tak kuat menanggung aip" katanya.

Aip yang dimaksud adalah karena korban telah berbadan dua dan ada janin di rahimnya yang berumur kira-kira dua bulan.

Selain itu, kata Nasrun, korban juga meminta agar tidak membunuhnya dengan cara yang terlalu lama.

Baca: Nasrun Mengaku Tidak Yakin Janin di Rahim Mendiang Supartini adalah Anaknya

Baca: BREAKINGNEWS: Habis Bunuh Supartini, Pelaku Sempat Melayat ke Rumah Korban

Baca: BREAKINGNEWS: Sebelum Buang Jasad Supartini ke Dompak, Tersangka Putar-putar di Senggarang

Pengakuan tersangka, dia menghabisi korban dengan cara menggunakan benda tumpul berupa kayu.

Kayu tersebut dipulkan ke kepala bagian belakang.

"Itu permintaan korban. Janganlah siksa saya lama-lama. Biar saya cepat mati," kata Nasrun. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved