MUI Kepri Keluarkan Edaran Penundaan Vaksin Campak dan Rubella Sampai Ada Sertifikat Halal

MUI Kepri mengeluarkan surat edaran penundaan vaksin campak dan rubella (MR) karena belum bersertifikat Halal

MUI Kepri Keluarkan Edaran Penundaan Vaksin Campak dan Rubella Sampai Ada Sertifikat Halal
Majelis Ulama Indonesia Kepri 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- MUI Kepri mengeluarkan surat edaran penundaan vaksin campak dan rubella (MR) karena belum bersertifikat Halal.

Surat edaran tersebut diterbitkan dengan tanggal Sabtu (28/7/2018).

Menurut Edi Syafrani, Sekretaris MUI Kepri kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu (1/8/2018) pagi, edaran itu dikeluarkan setelah semua pengurus MUI Kepri menggelar rapat di Batam untuk membahas permasalahan tersebut.

Baca: 5 Zodiak Ini Diprediksi Akan Dapat Keberuntungan loh di Minggu Ini

Baca: Menko Perekonomian Rapat dengan Sejumlah Pengusaha, Darmin Tak Paksakan KEK di Batam

"Benar. Itu surat edaran berasal dari MUI Kepri setelah pengurus menggelar rapat pada Sabtu (28/7) lalu," katanya

Edi menegaskan, surat edaran tersebut terbit untuk mengantisipasi penggunaan vaksin rubella.

Dia memastikan vaksinasi baru bisa dilakukan setelah 8 Agustus 2018 nanti. Sebab, saat ini Kemenkes RI sedang berkoordinasi dengan MUI pusat.

Baca: Tiga Anak Meninggal Setelah Divaksin Demam Berdarah. Ini Penjelasan Produsen Vaksinnya

Baca: 2018, Pemerintah akan Masukkan Vaksin Campak Jerman jadi Imuniasi Wajib Bagi Balita Indonesia

Baca: Setelah Vaksin palsu, Kini Terbongkar Serum Palsu di Pekanbaru

"Surat dari MUI Pusat menyatakan vaksin baru bisa dilakukan satelah tanggal itu. Saat ini Kemenkes RI sedang berkoordinasi dengan MUI Pusat," tegas Edi.

Isi edaran tersebut intinya adalah imbauan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan vaksin MR karena sampai saat ini vaksin tersebut belum mendapatkan sertifikat Halal dari MUI Pusat.

MUI Kepri juga meminta kepada instansi terkait untuk menunda penyuntikan vaksin sampai ada sertifikat Halal dari LP-POM MUI Pusat.

MUI mengimbau agar masyarakat Muslim tidak ikut vaksin tersebut sampai ada keputusan dari LP-POM MUI Pusat.

Majelis Ulama Indonesia Kepri
Majelis Ulama Indonesia Kepri (istimewa)
Surat Edaran MUI Kepri 1
Surat Edaran MUI Kepri 1 ()
Surat Edaran MUI Kepri 2
Surat Edaran MUI Kepri 2 ()
Surat Edaran MUI Kepri 3
Surat Edaran MUI Kepri 3 ()

(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved