Anak PM Mahathir Minta LGBT Diberi Persamaan Hak, Dokter Cantik Ini Tulis Surat Terbuka yang Menohok

Anak perempuan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, Datin Marina Mahathir membuat pernyataan menghebohkan negeri jiran

Anak PM Mahathir Minta LGBT Diberi Persamaan Hak, Dokter Cantik Ini Tulis Surat Terbuka yang Menohok
DOK.WIKIPEDIA/SENTRALMEDIA
Marina Mahathir dan Nur Ilyani Mohamed Nawawi 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Anak Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, Datin Marina Mahathir membuat heboh negeri Jiran.

Marina Mahathir yang juga seorang aktifis mendorong pemerintahan Malaysia yang dipimpin sang Ayah untuk memberikan persamaan hak dari sudut hak asasi manusia kepada kalangan LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgeder).

Wanita kelahirn 9 Juni 1957 yang menjalani pendidikan di Univesity of Sussex inggris itu, mengatakan, persamaan hak yang ingin ia berikan kepada kelompok LGBT bukan menghalalkan perkawinan sejenis di Malaysia.

Baca: Tarik Dana Nasabah di Malaysia, Pelaku Skimming di Karimun Ditangkap

Baca: PM Malaysia Mahathir Mohamad Pusing Bayar Utang. Malaysia Calon Negara Bangkrut?

Baca: Ular Piton Raksasa 10 Meter Gegerkan Malaysia. Lebih Panjang dari Ular Makan Orang di Sulawesi

Marina mengatakan, hal yang harus diberikan kepada kalangan LGBT di Malaysia adalah hak untuk mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan, pekerjaan dan perlindungan keselamatan dari tindakan diskriminasi.

Namun, keingina Marina mendapat perlawanan keras dari warga Malaysia, dan menolak rencana ibu dari tiga orang anak ini.

Seperti dilansir dari Utusan Malaysia, satu dari perlawanan atas keinginan Marina ini disampaikan seorang dokter.

Namanya dr Nur Ilyani Mohamed, bekerja di rumah sakit Raja Perempuan Zainab 11.

Di halaman Facebooknya poada 7 Agustus lalu, ia menulis surat terbuka kepada Marina tentang apa yang ia hadapi terhadap anggota kelompok LGBT.

Surat terbuka dr Nur Ilyani Mohamed itu isinya cukup menohok dan meminta Marina Mahathir berpikir ulang untuk memberikan dukungan terhadap LGBT.

Ilyani punya alasan cukup kuat, karena sebagai dokter, ia banyak pelayani pasien dari kalangan LGBT.

Halaman
123
Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved