Batam Terkini

Tidak Difungsikan, Pasar di Sagulung Jadi Tempat Nongkrong Anak Putus Sekolah

Kondisi pasar tidak difungsikan karena tidak adanya pedagang yang mau berjualan, dikarenakan sepi pembeli

Tidak Difungsikan, Pasar di Sagulung Jadi Tempat Nongkrong Anak Putus Sekolah
TRIBUNBATAM/IAN SITANGGANG
Pasar Bukit Seroja tidak berfungsi sejak dibangun. Pasar tersebut dimanfaatkan anak-anak putus sekolah sebagai tempat nongkrong dan berkumpul 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Semenjak di bangun, beberapa pasar yang direncanakan sebagai pasar basah di Sagulung tidak pernah difungsikan, yang parahnya pasar tersebut memjadi tempat nongkrong anak anak putus sekolah.

Pasar yang tidak pernah difungsikan sebagai mana mestinya, seperti di pasar Kampung Becek Sei Binti, pasar Bukit Seroja, pasar di simpang Nato Sagulung, pasar Melayu dan pasar Buana Barelang.

Kondisi pasar tersebut tidak difungsikan karena tidak adanya pedagang yang mau berjualan. Hal dikarenakan penyebab, mulai dari harga sewa, sepi pembeli, bahkan ada pasar yang tidak selesai pembangunan karena sengketa lahan.

Salah satunya, Pasar kampung becek, semenjak dibangun hanya beberapa orang pedagang yang menyewa kios, dan menggelar dagangannya.

Suarti salah satu pedagang di Pasar kampung Becek mengaku sejak pasar tersebut dibangun hanya dirinya yang berjualan di pasar tersebut.

"Dari awal memang hanya saya yang berjualan disini, tidak tau juga kenapa," katanya.

Selama ini, kata Suarti tidak ada pedagang yang datang hendak berjualan di tempat tersebut.

"Memang di tempat ini pembelinya tidak ada, kebetulan disekitarnya masih banyak lahan kosong. Selain itu tempatnya juga tertutup hanya orang yang melintas dan lewat di dekat pasar saja menjadi pelanggannya," kata Suarti.

Baca: Duta Mas Peduli, Soerya Bagikan Paket Sembako untuk Rayakan HUT RI

Baca: BREAKINGNEWS. Lombok Kembali Diguncang Gempa 7.0 SR Minggu Malam Ini Pukul 21.56 WIB

Baca: Gas Bumi PGN Kobarkan Api Asian Games, Siagakan Opertor 24 Jam

Berbeda dengan Pasar Bukit Seroja, sebelumnya tidak ada pedagang mau berjualan di tempat tersebut. Bahkan pasar itu menjadi tempat nongkrong anak-anak remaja pada malam hari.

Hartono, warga sekitar mengatakan kondisi pasar yang gelap, dimanfaatkan anak-anak untuk berkumpul.

"Biasanya mereka disana minum-minun, kalau kita datangani malah kita di caci maki,"kata Hartono.

Menurutnya, satu tahun belakangan, kondisi pasar Bukit Seroja terlihat bersih karena dua kali dalam seminggu digunakan sebagai lokasi pasar kaget.

"Pasar kaget inikan ada pengelolanya, jadi lumayanlah setelah selesai pasar kaget lokasinya dibersihkan," kata Hartono.

Sementara untuk pasar Melayu kondisinya sangat memprihatinkan. Dimana bagunannya tidak selesai dikerjakan sampai saat ini, bahkan kondisi bagunannya sudah hancur.(ian)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help