Ketahuan Pelaku Sakit Jiwa, Polisi Bakal Hentikan Kasus Anak Bunuh Bapak di Tanjungpinang

Hasil tes kejiwaan pelaku pembunuhan di Tanjungpinang telah dikeluarkan RSAL, polisi bakal hentikan penyidikan. Polisi: Pelaku alami sakit jiwa

Ketahuan Pelaku Sakit Jiwa, Polisi Bakal Hentikan Kasus Anak Bunuh Bapak di Tanjungpinang
shutterstock/tribunlampung
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Kasus pembunuhan terhadap orangtua sendiri di Tanjungpinang Timur, pelaku akhirnya dicek kesehatan jiwanya. Hasil tes di RSAL Tanjungpinang, pelaku bernama Aprizal dinyatakan mengalai sakit jiwa.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Yustinus Halawa menuturkan hasil tes kejiwaan telah keluar. Pelaku penganiayaan yang menyebabkan ayahnya Ismail Samad meninggal saat dibawa ke RSUP Kepri ini memang mengalami sakit jiwa beberapa tahun belakangan.

Baca: Kisah-kisah Tak Terungkap! Inilah 7 Cerita Paspampres Kawal Presiden RI, dari Soekarno hingga Jokowi

Baca: NASA Prediksi Asteroid Besar Setinggi Piramida Giza Akan Lintasi Bumi, Bahaya Ini Mengintai

Baca: Kabarnya Penerimaaan CPNS Akhir Agustus, Termasuk di Kepri. Begini Jawaban BKD Pemprov

Baca: Heboh Dugaan Pemerkosaan di Kecamatan Siantan, Begini Reaksi Aktivis Perempuan di Anambas

"Ia kemarin sudah selesai hasil tes kejiwaan terhadap pelaku. Hasilnya memang pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan. Tapi kita mau gelar perkara dulu," kata Ipda Yustinus Halawa saat dikonfirmasi, Kamis (24/8/2018).

Sesuai aturan yang berlaku tidak dapat dikenakan pidana bagi seseorang pelaku yang mengalami gangguan jiwa, pihaknya akan melakukan gelar perkara. Selanjutnya polisi akan mengeluarkan Suratman Penghentian Penyidikan Perkara (SP3).

"Ya kita langsung lakukan SP3 karena pelaku mengalami gangguan jiwa. Tapi kita gelar dulu nanti dengan Polres Tanjungpinang," ungkapnya.

Selanjutnya langkah yang akan dilakukan yakni dengan membawa pelaku ke RS Jiwa Pekanbaru untuk dilakukan perawatan kejiwaan. Hal itu untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.

Seperti diberitakan, sebelumnya bapak dan anak ini kerap berkelahi tanpa alasan yang jelas di Tanjungpinang Timur RT 7 RW 5 blok D no 7 perumahan Hang Tuah Permai kelurahan Pinang Kencana.

Usut punya usut ternyata pelaku Aprizal alias Apra sang anak menderita sakit Jiwa. Warga sekitar juga mengaku tidak kaget kerap terjadi cekcok di keluarga tersebut.

"Ia anak korban ini sudah sering cekcok. Karena memang agak sakit orangnya. Sudah bertahun-tahun juga setelah ditinggal istri," kata tetangga korban yang ikut berkerumun di lokasi kejadian.

Salah seorang saksi mata kejadian tersebut Yasmin mengaku sempat melihat korban ditendang dan saling pukul memukul. Karena korban berusia lebih tua kalah duel dengan Aprizal.

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help