BATAM TERKINI

Air ATB Mengecil, Penghuni Rusun Batamec Terpaksa Timba Air

Penghuni Rusun Pemda I Tanjunguncang atau yang akrab disebut rusun Batamec harus menimba air dari bak utama penampungan air.

Air ATB Mengecil, Penghuni Rusun Batamec Terpaksa Timba Air
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN

TRIBUNBATAM,id. BATAM - Penghuni Rusun Pemda I Tanjunguncang, atau yang akrab disebut rusun Batamec harus menimba air dari bak utama penampungan air yang ada di rusun tersebut.

Pasalnya sudah 10 hari terakhir air ATB tidak lancar mengalir.

"Ya seperti inilah setiap hati, airnya tidak lancar, jadi kondisi air di dalam bak terlalu sedikit jadi tidak bisa di pompa naik ke atas bak penampungan yang untuk disalurkan ke kamar rusun,"k ata Zeki, penghuni rusun Batamec, Rabu (29/8/2018).

Dia mengatakan kondisi air tidak bisa mengalir ke kamar sudah 10 hari belakangan.

"Kalau kata pengelola air ATB nya kecil jadi bak penampungan tidak bisa diisi, makanya pompa tidak bisa menyedot ke bak penampungan di atas," kata Zeki.

Baca: Biasa Beraksi di Malaysia, Ini Alasan Pelaku Pemecah Kaca Nekat Mencuri di Batam

Baca: Dihabiskan di Kampung, Segini Bagian Uang Para Pelaku Pecah Kaca Setelah Gasak Rp 78 Juta

Baca: Akui Terima Rp 2,5 Juta Sebulan, Suryanto Mengaku Uangnya Untuk Nafkahi Keluarganya

Akibat air tidak bisa disedot dari bak penampungan ke tangki yang ada di atas Rusun warga harus menimba air dari dalam bak utama yang ada di lantai bawah.

"Seperti inilah setiap hari, kalau sore hari banyak juga warga yang mandi di samping bak penampungan, kalau pagi kadang ibu-ibu juga sering nyuci di bawah," kata Zeki.

Yang paling parahnya warga yang tinggal di lantai empat harus turun ke bawah ambil air untuk persiapan masak."Makanya warga mandi di bawah, tidak mungkin juga kita angkat air ke atas hanya untuk mandi,"kata Zeki.

Di tempat yang sama Topik, Staf pengelola Rusun Batamec Tanjunguncang mengatakan, kondisi tekanan air kecil di Rusun Batamec sudah 10 hari terakhir.

"Airnya tidak mati, hanya saja tekanannya sangat kecil, jadi bak penampung yang ada di bawah tidak bisa penuh, karena bak tidak penuh pompa penyedot dari bak utama ke bak penyalur yang ada di atas Rusun tidak bisa melakukan penyedotan," kata Topik.

Topik mengatakan, dirinya pihaknya sudah koordinasi dengan pihak ATB Batam, hanya saja jawabannya tidak ada persoalan.

"Ini yang kita bingungkan kenapa tekanan air kecil, sebelumnya tidak pernah seperti ini, cuma memang setiap tahun sering juga terjadi air mati," kata Topik. (*)

Tags
ATB
rusun
Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help