Tak Ada Calon Lawan Kotak Kosong, 22 Desa di Anambas Gelar Pilkades Gelombang Kedua

Kabupaten Anambas bakal gelar 22 pilkades gelombang kedua. Kepala Dinsos dan Pemberdayaan Masyarakat pastikan tidak ada lawan kotak kosong

Tak Ada Calon Lawan Kotak Kosong, 22 Desa di Anambas Gelar Pilkades Gelombang Kedua
tribunbatam/septyan mulia rohman
Pelantikan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Palmatak beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS-Dinas sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak ‎dan pemberdayaan masyarakat desa Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan tidak ada calon kepala desa yang melawan kotak kosong saat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Ody Karyadi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut mengatakan, batas minimal calon sebanyak dua orang dan maksimal sebanyak lima orang calon telah diatur dalam pelaksanaan Pilkades.

"Aturannya mengatur demikian. Sehingga tida ada lagi sistem melawan tong kosong," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya Senin (3/9/2018).

Baca: Kondisi Jembatan Suci di Desa Kuala Sempang Memprihatinkan, Warga Mengadu ke Medsos

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang, Bocah 7 Tahun Asal Nongsa Ditemukan di Jodoh. Ini Penjelasan Kapolsek

Baca: Identitas Pria Ditemukan Gantung Diri di Nongsa Terkuak, Korban Asal Magetan Jawa Timur

Ia menjelaskan, pelaksanaan Pilkades berkemungkinan bakal diundur bila calon kepala desa tidak mencukupi. Jabatan Penjabat Kepala Desa pun, bukan tidak mungkin bakal diperpanjang.

Pelantikan dan pengangkatan Penjabat Kepala Desa pun sesuai mekanisme harus berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mendapat persetujuan dari Bupati.

"Diharapkan memang yang menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa ini merupakan orang dari desa itu. Sehingga dapat diterima sekaligus membina masyarakat," ungkapnya.

Sesuai penetapan pelaksanaan Pilkades periode kedua yang dilaksanakan pada 28 Oktober 2018, penetapan calon kepala desa dan proses seleksi dimulai pada tanggal 29 September hingga 14 Oktober 2018.

Persiapan pembentukan tim panitia untuk pelaksanaan Pilkades pun, dimulai sejak tanggal 1 September 2018.

Pelantikan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Palmatak beberapa waktu lalu
Pelantikan Kepala Desa yang ada di Kecamatan Palmatak beberapa waktu lalu (tribunbatam/septyan mulia rohman)

"Pilkades gelombang kedua tahun 2018 diikuti oleh dua puluh dua desa. Untuk Kecamatan Siantan ada lima desa, Kecamatan Siantan Selatan ada tiga desa dimana

Desa Air Bini masuk pada gelombang dua Pilkades ‎dan dua desa lain yakni Desa Telaga dan Desa Lingai merupakan desa yang Pilkadesnya diundur pada tahun 2017 kemarin," bebernya.

Pihaknya juga merincikan terdapat dua desa di Kecamatan Siantan Tengah yang mengikuti Pilkades serentak gelombang kedua, yakni Desa Liuk dan Desa Teluk Siantan.

Kemudian ada tujuh desa yang di Kecamatan Palmatak masing-masing Desa Putik, Payamaram, Teluk Bayur, Piasan, Desa Matak, Belibak, serta Desa Batu Ampar. Tiga desa di Kecamatan Siantan Timur masing-masing Desa Serat, Temburun dan Desa Air Putih.

Lalu dua desa di Kecamatan Jemaja masing-masing Desa Batu Berapit ‎dan Desa Landak. Pihaknya pun berharap, pelaksanaan pilkades gelombang kedua ini dapat ‎berjalan dengan lancar serta tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami harapkan seperti itu. Dalam tahapan pemungutan suara, pleno terbuka hasil perhitungan suara tingkat desa dan pengesahan hasil perhitungan suara dilakukan satu hari setelah pelaksanaan Pilkades pada tanggal 28 Oktober 2018.

Selanjutnya tahapan penetapan yang dilakukan mulai tanggal satu sampai tujuh November 2018, kemudian pelantikan Kepala Desa oleh Bupati terhitung mulai tanggal delapan hingga 14 November 2018," ungkapnya. (*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help