Tak Seperti Biasanya, Lalu Lintas di Kota Tanjungpinang Terpantau Macet pada Selasa Pagi

Pemandangan ini tidak biasa kelihatan pada hari-hari sebelumnya, walaupun kemacetan kerap terjadi di Tanjungpinang

Tak Seperti Biasanya, Lalu Lintas di Kota Tanjungpinang Terpantau Macet pada Selasa Pagi
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Pantauan Lalu Lintas di Tanjungpinang, Selasa (4/9/2018) pagi 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Lalu lintas padat dengan antrean kendaraan mengular di sepanjang ruas jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Selasa (4/9/2018) pukul 07.15 WIB.

Pemandangan ini tidak biasa kelihatan pada hari-hari sebelumnya, walaupun kemacetan kerap terjadi di Tanjungpinang.

Panjang antrean kendaraan itu bisa mencapai lebih dari 1 kilometer, mulai dari simpang empat Lapangan Pamedan Ahmad Yani sampai simpang empat dekat Kantor Polres Tanjungpinang.

Baca: Whatsapp, Facebook, dan Instagram Dilaporkan Sempat Tumbang (Down) Selama Satu Jam

Baca: Najwa Shihab Hampir Nangis di Depan Anggun, Saat Ceritakan Jadi Putri Ulama Quraish Shihab

Baca: Jadwal MotoGP Italia Akhir Pekan Ini. Yamaha Membaik Usai Test Private. Ducati Incar Juara. Honda?

Semua kendaraan baik searah maupun berlawanan arah seakan tidak bergeser. Kondisi ini diperparah lagi dengan kendaraan yang hendak keluar dari gang-gang.

Dari pantau TRIBUNBATAM.id, kendaraan saling berebut untuk melintas di simpang empat.

Pengemudi seakan tidak mematuhi lagi petunjuk lampu traficklight. Semuanya ingin mendahalui keluar dari lingkaran simpang empat.

Alhasil, banyak kendaraan menumpuk di tengah simpang empat. Tidak ada pengemudi yang mau mengalah dan membiarkan kendaraan lain terlebih dahulu lewat. Semuanya ingin mencari posisi aman, keluar dari lingkaran tersebut.

Tidak ada seorang polisi lalu lintas yang mengatur pergerakan kendaraan saat itu. Biasanya ada dua sampai tiga anggota polisi sudah siaga di simpang empat.

Pagi itu Tanjungpinang diguyur hujan dengan intensitas sedang. Banyak pengendara menunggu sampai hujan reda baru keluar dari rumah ke tempat kerja pada waktu yang bersamaan. Kemacetan pun tidak bisa terhindarkan. (tom)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help