Orang Dalam Gedung Putih Ungkap Rencana Singkirkan Presiden Trump, Begini Bocorannya

Seoarang pejabat Gedung Putih Amerika Serikat (AS) menyatakan, terdapat usaha untuk menyingkirkan Presiden Donald Trump

Orang Dalam Gedung Putih Ungkap Rencana Singkirkan Presiden Trump, Begini Bocorannya
Saul Loeb / AFP
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNBATAM.ID, WASHINGTON DC-Seoarang pejabat Gedung Putih Amerika Serikat (AS) menyatakan, terdapat usaha untuk menyingkirkan Presiden Donald Trump.

Isu itu diembuskan staf anonim tersebut dalam opininya di New York Times, seperti dikutip BBC, Kamis (6/9/2018).

Dalam opini tersebut, si staf bercerita bagaimana Trump bertindak tidak seperti seorang politisi Partai Republik; pemikiran bebas, pasar bebas, dan masyarakat bebas.

Baca: Begini Aturan Dandan Para Polwan, Make Up Sembarangan Kena Hukuman. Ini Alasannya

Baca: Penyakit Asam Urat Dapat Disembuhkan Total? Begini Jawaban Ahlinya

Baca: Demi Pengiklan, Google Diam-diam Beli Data Kartu Kredit Pemegang Mastercard. Ini Dampaknya

Presiden AS Donald Trump
Presiden AS Donald Trump (kompas.com)

Baca: Pendaftaran CPNS Mulai Tanggal 19 September? Begini Penjelasan Kepala Badan Kepegawaian Nasional

Baca: Isu Pelengseran Presiden Amerika Menguat, Pendukung Trump Ancam Bakal Ada Pemberontakan

Presiden 72 tahun itu memang menjalankan sejumlah kebijakan positif seperti reformasi pajak, deregulasi efektif, maupun peningkatan kemampuan militer.

Namun, di sisi lain, Trump memilih untuk mendekati Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un yang dianggap "otokrat dan diktator".

Si staf itu juga bercerita di rapat, Trump sering mengulang-ulang sesuatu yang berakibat menghasilkan keputusan setengah matang dan kurang informasi.

"Tidak ada yang tahu apakah dia bakal mengubah pikirannya dari menit ke menit," kata pejabat lain dalam rapat tersebut.

Staf itu berujar, terdapat kasak-kusuk adanya rencana untuk mengaktifkan Amandemen 25 yang memberikan wewenang kepada wakil presiden maupun menteri untuk mencopot Trump.

"Kami sudah ikut tenggelam bersama Trump, dan membiarkan segala perbuatan sopan kami tercerabut," kata staf anonim itu.

Pernyataan staf anonim itu terbit sehari setelah rilis buku jurnalis ternama Bob Woodward, Fear: Trump in the White House.

Halaman
12
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help