Kisah Mauro, Minum Darah Kelelawar dan Urine Sendiri Demi Bertahan Hidup Selama 9 Hari di Gurun

Dia tahu bahwa buang air kecil pertama ini akan menjadi yang paling jelas dan paling bisa diminum jika dia tidak menemukan pasokan air bersih

Kisah Mauro, Minum Darah Kelelawar dan Urine Sendiri Demi Bertahan Hidup Selama 9 Hari di Gurun
Alchetron
Mauro Prosperi 

TRIBUNBATAM.ID-Mauro Prosperi, seorang polisi Italia yang saat itu berusia 39 tahun sedang mengikuti Maraton des Sables (Maraton of the Sands) 1994 di Gurun Sahara, Maroko.

Namun pada petengahan jalan tiba-tiba badai pasir menyerang dan membuatnya kehilangan arah.

Setelah itu, Mauro berlari dan berjalan sekitar tiga ratus kilometer ke arah yang salah.

Dia memiliki kompas tetapi tidak ada titik referensi yang mencerahkan.

Baca: Duterte Tantang Militer Filipina Lakukan Kudeta, Begini Sesumbarnya

Baca: Orang Dalam Gedung Putih Ungkap Rencana Singkirkan Presiden Trump, Begini Bocorannya

Baca: Ingat Inilah Syarat yang Harus Dipenuhi Jelang Pendaftaran CPNS di sscn.bkn.go.id

Baca: Terungkap! Banyak Anggota Tjakrabirawa Kabur ke Thailand Jadi Biksu-Petani! Mengejutkan Alasannya!

"Saya tidak panik, saya hanya putus asa."

"Saya berhenti dan membalikkan punggung saya ke angin, lalu menutupi wajah saya dengan syal pasir khusus dan kacamata."

Saya akhirnya menemukan balok kayu untuk menghadang angin, tetapi saya harus terus bergerak agar tidak terkubur pasir."

Badai pasir itu berlangsung delapan jam.

Mauro langsung mencoba bertahan hidup dan hal pertama yang dia lakukan adalah buang air kecil ke botol air.

Dia tahu bahwa buang air kecil pertama ini akan menjadi yang paling jelas dan paling bisa diminum jika dia tidak menemukan pasokan air bersih.

Halaman
123
Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help