Kisah Mauro, Minum Darah Kelelawar dan Urine Sendiri Demi Bertahan Hidup Selama 9 Hari di Gurun
Dia tahu bahwa buang air kecil pertama ini akan menjadi yang paling jelas dan paling bisa diminum jika dia tidak menemukan pasokan air bersih
Mauro menemukan tempat ibadah Muslim,dia lalu menggantung bendera Italia di depannya dan merangkak masuk, di mana dia akhirnya menemukan beberapa makanan.
Dia menangkap dua kelelawar kecil, memutar leher mereka dan meminum darah-darahnya.
Putus asa, Mauro sempat melakukan percobaan bunuh diri.
Namun setelah menggorok pergelangan tanggannya, optimisme untuk hidup pun kembali lagi.
Kemudian dia memutuskan untuk berjalan menuju keselamatan menuju pegunungan di kejauhan.
Lima hari setelah meninggalkan tempat ibadah dan delapan hari tidak minum aoa-aoa selain air kencingnya sendiri, akhirnya Mauro menemukan sebuah oase kecil.
Dua hari kemudian, dia bertemu dengan beberapa orang nomaden Tuareg di Gurun Sahara yang membawanya dengan punggung unta menuju kamp militer Aljazair terdekat dan dari sana ke rumah sakit.
Sembilan hari tersesat sejauh 300 km dari rute, Mauro dilaporkan telah kehilangan 18 kilogram berat badannya. (Intisarionline/learning-history.com)