Pemilu 2019

Dampak Putusan MA, Tak Hanya Eks Koruptor, Bandar Narkoba dan Pemerkosa Anak Juga Bisa Nyaleg

Akibat putusan MA tersebut, tidak hanya koruptor yang bisa menjadi caleg pada Pemilu 2019, tetapi juga napi narkoba dan pelaku pelecehan seksual anak.

Dampak Putusan MA, Tak Hanya Eks Koruptor, Bandar Narkoba dan Pemerkosa Anak Juga Bisa Nyaleg
TRIBUNBATAM/DEWANGGA
Pengumuman Daftar Caleg Sementara di KPU Batam 

Penulis : Fitria Chusna Farisa

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Putusan MA yang membolehkan mantan koruptor boleh mengajukan diri sebagai calon legislatif pada Pemilu 2019 terus menimbulkan pro dan kontra.

Bahkan, dampak dari putusan MA itu semakin meluas karena dari revisi pasal Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) itu juga berfsampak kepada eks narapidana lainnya.

Akibat putusan MA tersebut, tidak hanya koruptor yang bisa menjadi caleg pada Pemilu 2019, tetapi juga napi kasus narkoba dan pelaku pelecehan seksual.

Akibatnya, KPU bakal merevisi Peraturan KPU (PKPU) nomor 20 tahun 2018 pasal 4 ayat 3 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Dalam pasal tersebut memuat larangan mantan narapidana korupsi, bandar narkoba, dan pelaku kejahatan seksual terhadap anak maju sebagai calon legislatif ( caleg).

Revisi PKPU itu menyusul putusan uji materi Mahkamah Agung (MA) terhadap PKPU yang salinannya telah diserahkan ke KPU, Senin (17/9/2018) malam.

Menurut Komisioner KPU Hasyim Asyari, revisi PKPU itu MA membatalkan satu ayat, namun dampaknya cukup luas.

Artinya, tidak hanya eks koruptor yang diperbolehkan untuk nyaleg, tetapi juga mantan napi kejahatan seksual terhadap anak, dan bandar narkoba.

"(Revisi) pasal yang berkaitan dengan itu. Bahwa partai harus punya komitmen tidak mencalonkan mantan napi koruptor, kejahatan seksual, dan narkoba, itu kan satu ketentuan," kata Hasyim di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018), seperti dilansir Kompas.com

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved