Bintan Terkini

Tubuh Pramono Alami Luka Bakar Setelah Tabung Elpiji Meledak

Tubuh Pramono (43) tergolek lemah di ruang perawatan RSUP Tanjunguban, Selasa (18/9/2018).

Tubuh Pramono Alami Luka Bakar Setelah Tabung Elpiji Meledak
Tribun Batam/Aminudin
Korban saat dirawat di RSUP Tanjunguban 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Tubuh Pramono (43) tergolek lemah di ruang perawatan RSUP Tanjunguban, Selasa (18/9/2018) Sekitar pukul 07.00 WIB. 

Penjual mie ayam di Tanjunguban, Bintan Utara tersebut mengalami luka bakar setelah tabung elpijinya meledak dan apinya menyala besar hingga menyentuh kulit.

Baca: Tabung Elpiji 12 kilogram di Anambas Jadi Sorotan, Ini penyebabnya

Baca: Gawat! Kapal Angkut Gas Elpiji 12 Kilogram ke Anambas Belum Dapat Izin dari Pelni

Baca: Angkut Elpiji, Truk Pertamina Terjun ke Sungai dari Ketinggian 15 Meter, Dua Meninggal

Istri korban, kaget dengan kejadian tersebut.

"Korban sudah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit,"kata Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir.

Dijelaskan Jaswir, sebelum tabung gas elpiji meledak dan apinya menyambar bagian kulit tubuh Pramono, pada , Pramono hendak memasak air di gerobak mie ayam jualannya. Saat tengah memanaskan air, korban pergi sebentar ke rumah mengambil sayuran. Tak lama korban pun kembali. 

"Saat kembali ke tempat jualan, korban mendapati api kompor untuk memasak air tersebut dalam kondisi mati. Korban pun hendak menyalakan kembali kompor dengan menggunakan korek api gas (pematik/mancis),"kata Jaswir.

Tapi, saat sedang memantik korek api,  tiba-tiba api kompor gas membesar dan menyambar bagian wajah serta tangan tubuh Pramono. Usai menyambar tubuh korban, api pun padam. Peristiwa itu membuat kulit korban luka bakar.

"Atas kejadian koban mengalami luka bakar diwajah, tangan kanan dan tangan kiri akibat tersambar api, dan saat ini korban masih dalam perawatan di rumah sakit busung,"kata Jaswir. (*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help