BATAM TERKINI

RSAB Batam Buka Pelayanan Tindak Medis Operasi Bypass Jantung Koroner

Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam telah melakukan operasi pintas jantung coroner untuk pertama kalinya di Kepri

RSAB Batam Buka Pelayanan Tindak Medis Operasi Bypass Jantung Koroner
TRIBUNBATAM/ANNE MARIA SILITONGA
kiri ke kanan : Dokter Perfusionist dr Irwin, Direktur RSAB dr Widya Putri, Spesialis Bedah Thorax Kardiovaskuler dr Victor, Spesialis Rehab Medik dr Yani, Spesialis Anastesi Kardiovaskuler dr Hendri, Spesialis Jantung dr Stanley memberikan keterangan saat konferensi pers bersama media 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam telah melakukan operasi pintas jantung coroner untuk pertama kalinya di Kepri. Operasi yang dikenal dengan istilah bypass jantung koroner itu dilakukan pada Sabtu (15/9/2018) lalu.

Direktur RSAB dr Widya Putri mengatakan operasi bedah jantung perdana tersebut menjadi contoh bahwa kini pelayanan penyakit jantung yang lebih advance sudah dapat dilakukan di Kepri, Batam khususnya.

"Sebelumnya di sini sudah juga melakukan pasang ring dan kasus-kasus operasi jantung tertentu yang sulit. Nah untuk bypass jantung koroner ini biasanya dirujuk di rumah sakit lain, seperti Harapan Kita Jakarta. Biasanya antriannya sangat panjang, bisa sampai enam bulan sampai setahun baru ditangani. Tak jarang pasien akhirnya dipanggil lebih dulu daripada mendapatkan perawatan," tuturnya dalam konferensi pers di ruang morning report RSAB, Sabtu (22/9/2018).

Sehingga dengan berhasilnya operasi perdana bypass jantung koroner ini diharapkan mampu memotong antrian yang ada. Masyarakat Kepri yang ingin melakukan operasi tersebut tidak perlu lagi jauh jauh ke kota atau negara lain.

Baca: Tangkap Kapal Ikan Asing, Perairan Anambas -Natuna Belum Bebas Ilegal Fishing

Baca: Kembangkan Tempat Wisata di Pulau, Pebrialin Akan Gandeng Stakeholder

Baca: Perkenalkan Produk Baru Banroll, Sang Pisang Gelar Syukuran Bersama Anak Yatim Piatu

Widya menuturkan di Kepri sendiri penyakit non infeksi yang ada di lima besar diantaranya hipertensi dan diabetes. Kedua penyakit tersebut merupakan faktor resiko jantung koroner.

Dokter spesialis Jantung, dr Stanley yang juga ikut dalam tim operasi bypass jantung koroner itu menambahkan jumlah pasien dengan koroner semakin lama semakin tinggi di Batam.

"Yang kami tangani kemarin saja pasiennya relatif muda, berusia 49 tahun. Tapi puji syukur operasi bisa berlangsung sukses. Pasien sudah kami pulangkan juga. Ini terobosan yang sudah kami bicarakan lama sekali dengan rumah sakit. Ini mungkin perdana, tapi kami tidak akan berhenti di sini," ucap Stanley.

Sebagai pioneer utama di Kepri dan Batam untuk tindak operasi bypass Jantung Koroner, RSAB akan membuka pelayanan untuk tindakan medis operasi tersebut.

"Akan kita kerjakan dan mudah mudahan hasilnya lebih baik lagi. Karena kasusnya memang banyak di sini, dan setelah ini sudah ada dua pasien lagi yang akan menjalani operasi seperti ini," ucapnya.(ane)

Penulis: Anne Maria
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved