Anambas Terkini

Pedagang Keluhkan Ferry Batam-Letung-Tarempa tak Beroperasi

Kapal ferry Batam-Letung-Tarempa PP yang tidak beroperasi mulai dirasakan sejumlah pedagang, khususnya pedagang makanan

Pedagang Keluhkan Ferry Batam-Letung-Tarempa tak Beroperasi
TRIBUNBATAM/Tyan
Ilustrasi. Calon penumpang kapal ferry Anambas-Batam yang menunggu kapal Blue Sea Jet. mendatang. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kapal ferry Batam-Letung-Tarempa PP yang tidak beroperasi mulai dirasakan sejumlah pedagang, khususnya pedagang makanan.

Pedagang yang biasa menggantungkan pasokan bahan baku dari Batam, kini hanya bisa pasrah dengan naiknya harga bahan baku yang berasal dari Tanjungpinang.

Baca: Kapal Ferry di Anambas Tidak Sebanding Jumlah Penumpang. Ini Usulan Warga Kepada Pemerintah Daerah

Baca: 138 TKI Dipulangkan Pakai Kapal Ferry. Ini Asal Daerah Mereka

Baca: Dinkes Bakal Belikan Tiket Ferry Bagi Pasien Rujukan Anambas

Naiknya harga makanan pun, akhirnya dikeluhkan oleh pembeli yang biasa berlangganan di warung mereka.

"Biasanya beli dari Batam. Ini karena ferry Batam tidak jalan, sehingga pasokan bahan baku kami datangkan dari Tanjungpinang," ujar Khairul salahsatu pemilik rumah makan di Tarempa Senin (24/9/2018).

Ia menambahkan, perbedaan harga bahan kebutuhan pokok antara Batam dan Tanjungpinang, menurutnya cukup berbeda. Beberapa pelanggan yang biasa membeli makan di tempat usaha miliknya pun, mengeluhkan kondisi yang berimbas ke harga makanan yang ia jual.

"Biasa satu porsi dua puluh ribu rupiah. Sekarang jadi dua puluh lima ribu rupiah. Memang nilai harga barang di Batam lebih murah dibandingkan dengan di Tanjungpinang," ungkapnya.

Kondisi naiknya harga barang ini, menurutnya tidak hanya terjadi di tempat usaha miliknya saja. Beberapa tempat usaha yang menjual makanan, menurutnya juga melakukan hal serupa.

Harapan kepada Pemerintah Daerah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok pun, kembali disampaikannya sebagai masyarakat. Ia berharap, ada langkah pasti serta nyata yang dilakukan Pemerintah Daerah dalam mengatasi hal ini.

"Artinya jangan dibiarkan berlarut-larut. Saya pun sebenarnya sudah lama mempertahankan agar harga makanan yang saya jual tidak mengalami kenaikan. Namun, saya tidak mampu dan terpaksa kami menaikkan harga jual dagangan kami," ungkapnya.

Seperti diketahui, kapal ferry Blue Sea Jet dengan rute pelayaran Batam-Letung-Tarempa PP saat ini sedang menjalani docking terhitung sejak tanggal 16 September 2018 kemarin.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved