BATAM TERKINI

Batam Masih kekurangan 800 Orang Guru untuk Mengajar

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengakui saat ini Kota Batam masih membutuhkan 800 tenaga pendidik. "

Batam Masih kekurangan 800 Orang Guru untuk Mengajar
tribun batam
Situasi belajar murid kelas 7 SMPN 37 yang berlokasi di Perumahan Taman Cipta Asri, Tembesi, Sagulung, Batam, Jumat (5/1/2018). Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Batam, Hendri Arulan mengakui saat ini Kota Batam masih membutuhkan 800 tenaga pendidik untuk ditempatkan diberbagai sekolah tingkat SD dan SMP. Namun yang disetujui oleh pusat hanya 197 guru saja.

"Kita sudah mengusulkan 800 guru. Namun yang disetujui hanya 197. Berarti masih ada kisaran 603 guru lagi yang kita butuhkan," ujar Hendri kepada Tribun, Kamis (4/10/2018) sore.

Baca: Mendikbud Larang Rekrut Guru Honorer, Ini yang Akan Terjadi di Batam Jika Aturan Itu Dipatuhi

Baca: Formasi Guru Terbanyak Melamar, Segera Mendaftar CPNS Sebelum Ditutup 10 Oktober

Baca: Fakta yang Ditemukan Polisi Terkait Kasus Guru Menculik dan Cabuli Siswa di Malang

Dengan kondisi yang ada di Batam, dunia pendidikan masih sangat urgent dengan kebutuhan tenaga pendidik, diakuinya, kekurangan tersebut diambil dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini dikarenakan pihaknya mendapat informasi dari pusat, tidak diizinkan lagi untuk menerima tenaga honorer.

"Setelah penerimaan CPNS ini, informasi yang saya dapatkan akan dilanjutkan dengan penerimaan P3K. Memang surat resmi belum diberikan, tetapi informasi lisan sudah ada," tuturnya.

Hendri menambahkan, penerimaan P3K ini bisa saja diangkat dari honorer yang ada, bisa juga dari pendaftar CPND yang ada. Misalnya tidak lulus di CPNS, kemudian mendaftar lagi di bagian P3K akan diperbolehkan.

"Itulah informasi yang kami dapatkan terakhir. Kondisi dan alasan seperti itulah yang membuat kami masih membutuhkan tenaga P3K khusus untuk tenaga pendidik," katanya. (*)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help