Film A Man Called Ahok Segera Diputar di Batam. Ahoker Batam Nonton Bareng

Kisah hidup mantan gubernur DKI Jakarta itu kini siap tersaji dalam film berjudul A Man Called Ahok.

Film A Man Called Ahok Segera Diputar di Batam. Ahoker Batam Nonton Bareng
ahok dan film 

TRIBUNBATAM.ID - Ingin tahu bagaimana kisah hidup Ahok atau Basuki Tjahja Purnama? Kisah hidup mantan gubernur DKI Jakarta itu kini siap tersaji dalam film berjudul A Man Called Ahok.

Bagi warga Batam dan Kepulauan Riau pada umumnya, pun bisa berkesempatan menonton film tersebut.

Komunitas Banteng Muda (KBM) Kepulauan Riau akan mengajak nonton bareng film A Man Called Ahok di CGV Kepri Mall, Batam pada Jumat (9/11/2018) mendatang.

Baca: Tulisan Ahok Ungkap Polemik Uang Bau Antara Pemprov DKI Jakarta Vs Pemkot Bekasi

Baca: Berita Ahok Hari Ini, Djarot Saiful Hidayat Ungkap Keinginan Ahok Soal Pilpres

Baca: Setelah Bebas dari Penjara, Ahok Ingin Buat ini di Stasiun Televisi, Kakak Angkat Inginkan Lain

Sekretaris DPD KBM Kepulauan Riau, Rohmat Sugito kepada Tribunbatam.id, Selasa (23/10) malam mengungkapkan, pada intinya KBM mengajak generasi muda lebih menghargai perfilman Indonesia.

Lebih dari itu, dari fim tersebut juga dapat mengambil hal-hal positif dari film tersebut. “Kita tahu mencari orang lurus seperti Ahok susah di Indonesia,” katanya.

Ahok sendiri sampai saat ini masih menjalani masa pidana dalam kasus penodaan agama. Diperkirakan beberapa bulan ke depan segera bebas.

Mengenai film A Man Called Ahok ini bercerita mengenai kehidupan Ahok kecil di Gantong, Belitung Timur hingga ia menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada 2005.

Ahok merupakan anak sulung dari 5 bersaudara ini hidup bahagia dan tidak kekurangan karena bisnis ayahnya. Bisnis Kim Nam di bidang pertambangan baik-baik saja, hingga dia harus berhadapan dengan praktik korupsi dan tidak mau memberi “upeti” pada oknum tertentu, sehingga bisnisanya mengalami kemunduran.

Kim Nam yang antipati terhadap praktik korupsi di Belitung menginginkan Ahok menjadi dokter. Namun Ahok memiliki cita-cita berbeda sehingga membuat hubungan keduanya menjadi renggang.

Bahkan dalam film ini diceritakan Ahok akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik.

Di tengah berbagai halang dan rintangan Ahok selalu mengingat nasihat dan mimpi ayahnya untuk memperjuangkan nasib orang banyak.

“Kalau rindu dengan semangat perjuangan dan pesan-pesan positif dari Ahok, bisa nonton bareng filmnya, pada 9 November pukul 19.00 WIB,” kata Rohmat lagi.(pwk)

Penulis: Purwoko
Editor: Purwoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved