Himbauan Bawaslu Bintan Untuk Anggota DPRD, Tak Kampanye Saat Reses

Tapi ada catatan yang perlu sama sama diperhatikan, jangan reses disertai kegiatan berkampanye.

Himbauan Bawaslu Bintan Untuk Anggota DPRD, Tak Kampanye Saat Reses
TRIBUNBATAM/AMINUDDIN
Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata 

TRIBUNBINTAN.COM, BINTAN - Di Sulawesi Selatan, dua anggota DPRD Luwu Timur yang juga calon legislatif (caleg) diperiksa di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu), Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (31/10/2018).

Dilansir dari Tribun Timur, diperiksanya kedua caleg ini atas dugaan memanfaatkan fasilitas negara untuk kampanye tepatnya saat reses.

Selain di Luwu Timur, kejadian hampir sama juga dilaporkan terjadi di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Purworejo. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat  memberikan teguran tertulis kepada anggota DPRD daerag tersebut terkait dugaan pemanfaatan kegiatan reses untuk kampanye.

Berangkat dari kasus dua daerah tersebut, Bawaslu Bintan merasa perlu memberikan himbauan yang terkait kegiatan reses anggota DPRD ini. Harapannya agar kejadian di daerah lain tidak terjadi di Bintan.

Perlu diketahui, hampir semua anggota DPRD Bintan yang aktif saat ini kembali mencalonkan diri sebagai caleg? Sebagai anggota aktif, tentu akan ada kegiatan yang namanya reses

Ketua Bawaslu Bintan Febriandinata mengatakan, pada dasarnya setiap anggota DPRD yang masih aktif tentu berhak melakukan reses kepada konstituennya.

Anggota dewan boleh menampilkan spanduk reses saat kegiatan. Tapi ada catatan yang perlu sama sama diperhatikan, jangan reses disertai kegiatan berkampanye.

"Yang perlu diperhatikan agar dalam kegiatan reses tersebut tidak melakukan kegiatan kampanye seperti pemasangan APK (alat peraga kampanye), penyebaran bahan Kampanye pada kegiatan reses dan penyampaian kampanye meminta dukungan kepada peserta reses,"kata Febriandinata.

Lebih lanjut dijelaskan Febri, setiap kegiatan reses anggota dewan pasti menggunakan anggaran negara sehingga dapat berpotensi sebagai pelanggaran pemilu jika diselipkan kegiatan kampanye di dalamnya.

"Maka itu kami dari Bawaslu Bintan sangat menghimbau  kepada kita semua untuk menjaga pelaksanaan Pemilu tahun 2019 agar berjalan sesuai dengan aturan dan Perundang-Undangan yg berlaku,"kata Febriandinata. (Min).

Penulis: Aminnudin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved