Penyebar Berita Hoaks Soal Penculikan Anak Minta Maaf: Saya Tidak Bermaksud Buat Masyarakat Resah

Ekspose Perkara Berita Hoaks soal penculikan anak di Mapolsek Siantan Senin (5/11/2018)

Penyebar Berita Hoaks Soal Penculikan Anak Minta Maaf: Saya Tidak Bermaksud Buat Masyarakat Resah
TRIBUNBATAM.id/Tyan
Ekspose Perkara Berita Hoaks soal penculikan anak di Mapolsek Siantan Senin (5/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Ibu satu anak tampak terisak di lokasi ekspose perkara di Mapolsek Siantan Senin (5/11/2018).

Terdengar permohonan maaf dari lisan ibu muda yang diketahui berinisial T yang bekerja sebagai salahsatu pegawai tidak tetap di salahsatu OPD (Sekretariat DPRD,red) di Anambas ini.

Dari penuturannya, ia sama sekali tidak menyangka kalau postingannya di grup berbicara linimasa di kantornya tentang penculikan anak berujung kehebohan.

Kepada sejumlah awak media, wanita yang memiliki anak yang kini berusia sepuluh bulan ini hanya ingin ‎agar seluruh ibu-ibu di Anambas untuk senantiasa waspada dan menjaga buah hatinya.

"Kepada seluruh masyarakat Anambas, saya meminta maaf kalau berita bohong saya tentang penculikan anak di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan membuat resah. Tulus dalam hati saya, saya tidak ada bermaksud untuk membuat masyarakat resah," ujarnya wanita berusia 20 tahun itu.

Ia menjelaskan kalau informasi itu ia peroleh dari rekannya dari laman Facebook yang kemudian ia screenshot dan dikirim ke grup WhatsApp kantornya.

Kabar mengenai penculikan anak yang organ tubuhnya diambil memang begitu menjadi perhatian di Anambas sejak beberapa hari terakhir.

Hal ini yang begitu menguras tenaga dan perhatian Polsek Siantan.

Kapolsek Siantan AKP Jefri Syam mengatakan, dari hasil penyelidikan, ia mendapat konten dari temannya yang menyebutkan adanya kabar penculikan anak yang kemudian menjadi viral sejak Jumat (2/11/2018) , satu hari setelah kabar itu diupload.

Polisi pun coba melacak konten ini dan mengerucut pada rumah T yang kemudian mendatangi rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Siantan untuk kooperatif dan datang ke Mapolsek Siantan.

"Kemudian Saudari T ini datang dengan sendirinya ke Mapolsek Siantan. Setelah dilakukan pemeriksaan, Saudari ini yang menyebarkan ini semua. Ia mengkopi dan mengirim ke grup kantornya. Dan ini bocor sampai keluar," ungkapnya.

Baca berita terkait di Tribun Batam edisi, Selasa (6/11/2018)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved