BATAM TERKINI

Kasus OTT, Eliman Syah Hia dan Syahbandar Pulau Sambu Masih Jalani Pemeriksaan

Terkait Operasi Tangkap Tanggan (OTT) Totok Suranto selaku Kepala Kantor KSOP Kelas III Pulau Sambu dan Eliman Syah Hia alias Eli.

Kasus OTT, Eliman Syah Hia dan Syahbandar  Pulau Sambu Masih Jalani Pemeriksaan
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
Direktur Reskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur saat memperlihatkan uang barang bukti hasil OTT Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Pulau Sambu, Senin (5/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Totok Sunarto selaku Kepala Kantor KSOP Kelas III Pulau Sambu dan Eliman Syah Hia alias Eli, manajer PT Garuda Mahakam Pratama oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri masih terus berlanjut.

Pantaun Tribunbatam.id, di lantai lll Polda Kepri, Eliman Syah Hia menggunakan pakain baju hitam celana pendek berkacamata ini berjalan memasuki ruang pemeriksaan.

Manajer PT Garuda Mahakam Pratama ini tampak didampingi oleh pengacaranya yang diketahui bernama Sarumaha, terlihat saat ikut berjalan dan memasuki ruang pemeriksaan.

Baca: Pulau Sambu Tenar Pasca OTT Syahbandar: Inilah Fakta Tampang Kota Tua Saingan Singapura

Baca: Tabung Gas Meledak, Tubuh Nining Disambar Api. Warga Langsung Ceburkan ke Kolam

Baca: ATB jadi Rujukan Studi Banding Perusahaan Air Minum PT Palyja Jakarta

Namun sejauh ini, Tribunbatam.id masih mengupayakan informasi perkembangan atas kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri menggelar ekspos atas pengungkapan OTT di pendopo Polda, Senin (05/11/2018) sore.

Selain dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti sebesar 9.200 dolar Amerika.

Pada ekspos tersebut, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S. Erlangga menyebutkan, OTT ini adalah sebagai uang pelancar. Dimana PT Garuda Mahakam Pratama perusahaan bergerak pada agen pelayaran.

"Keduanya di OTT saat melakukan transaksi di Jakarta, disebuah restoran yang ada di City Mall. Pada (03/11/2018) sekitar pukul 18.30 WIB," ucapnya pada ekspos kemarin.

Disebutkannya, sudah sejak Agustus lalu, polisi sudah mendapatkan informasi adanya transaksi untuk kelancaran pelayaran di wilayah pulau Sambu.

"Jadi sudah kita intai sejak Agustus lalu. Sudah tiga kali melakukan transaksi pemberian uang kelancaran ini," ujarnya.

Polisi pun sudah melakukan pemeriksaan di kantor perusahaan yang ada di Batam. Dari sana, polisi mengamankan beberapa berkas dan komputer yang dijadikan barang bukti.

Sementara itu, Kombes Pol Rustam Mansur yang turut dalam gelaran ekspos belum bisa banyak berkomentar. pihaknya akan terus melakukan pendalaman dan pengembangan atas pengungkapan tersebut.

"Kita akan dalami lagi keterlibatan siapa saja yang ikut dalam uang kelancaran ini. Kita juga masih melakukan pengembangan untuk memburu sampai ke akarnya," tegasnya. (*)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved