BATAM TERKINI

64 TKI dari Johor Bahru Dipulangkan Melalui Batam, Ini Penyebabnya

"Cewek sebanyak 5 orang dan sisanya cowok sebanyak 59 orang. Awalnya pelancong namun ketangkap hyper stay," ujarnya setelah seluruh TKI terkumpul

64 TKI dari Johor Bahru Dipulangkan Melalui Batam, Ini Penyebabnya
TRIBUNBATAM/ARGIANTO
TKI Ilegal baru saja tiba di Terminal Ferry Internasional Batam Center yang dipulangkan dari Johor Bharu Malaysia, Senin (13/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Sebanyak 64 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Johor Bahru Malaysia dipulangkan ke Indonesia melalui Teriminal Ferry Internasional Batam Center, Senin (13/11/2018).

Salah satu petugas Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Tanjung Pinang yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan pemulangan mereka dikarenakan hyper stay (kelewat batas tinggal).

"Cewek sebanyak 5 orang dan sisanya cowok sebanyak 59 orang. Awalnya pelancong namun ketangkap hyper stay," ujarnya setelah seluruh TKI terkumpul dan berangkat pakai bus, Selasa (13/11/2018) sore.

Baca: Tanpa Permit hingga Tertangkap Bawa Sabu. Simak 7 Fakta Dibalik Maraknya TKI Ilegal di Batam

Baca: Inilah Fakta-fakta TKI Ilegal yang Jadikan Batam Daerah Transit ke Luar Negeri

Baca: Polisi Tetapkan Agus dan Aji Tersangka Penyeludupan TKI dari Malaysia, Ini Peran Dua Tersangka

Baca: Dikejar Patroli AL, Tekong TKI Ilegal Terjun ke Laut. Tinggalkan TKW Hamil di Speedboat

Diakuinya mereka ditangkap dari berbagai lokasi jadi tak hanya Johor Bahru saja. Namun disatukan di Johor Bahru kemudian dipulangkan melalui Batam. Setelah itu ada yang dipulangkan melalui Tanjung Pinang dan Kota Batam. 

Sebelum petugas BNP2TKI mengarahakan para TKI yang baru tiba untuk masuk ke dalam bus yang sudah menunggu di parkiran.

Namun sayangnya setelah dihitung, jumlah mereka masih kurang 1, sehingga petugas harus kembali ke dalam pelabuhan untuk mencarinya.

"Kurang 1 bang," ujar petugas BNPTKI saat usai menghitung seluruh jumlah TKI yang sudah duduk di dalam bus, Selasa (13/11/2018). (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved