BATAM TERKINI

Apresiasi Pemulangan 64 TKI dari Johor Bahru, Romo Pascal Minta Buat Regulasi Baru Soal Penangan TKI

“Bagaimana pun, mereka (para TKI) adalah warga Negara kita yang harus dilindungi haknya. Kami tentu berdoa agar semua TKI itu dalam keadaan baik-baik

Apresiasi Pemulangan 64 TKI dari Johor Bahru, Romo Pascal Minta Buat Regulasi Baru Soal Penangan TKI
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
para TKI bermasalah baru tiba di Terminal Ferry Internasioanl Batam Center, setelah dipulangkan dari Johor Bahru Malaysia, Senin (13/11/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM–Koordinator Komisi Keadilan Perdamaian dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) Kepri Pastor Chrisanctus Paschalis Saturnus mengapresiasi pemulangan 64 TKI dari Johor Bahru, Malaysia, Selasa (13/11/2018).

“Bagaimana pun, mereka (para TKI) adalah warga Negara kita yang harus dilindungi haknya. Kami tentu berdoa agar semua TKI itu dalam keadaan baik-baik saja,” kata pria yang akrab disapa Romo Pascal ketika dimintai tanggapan atas pemulangan 64 TKI dari Johor Bahru Malaysia.

Romo yang aktif di bidang pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mengatakan, memang saat ini, perlindungan terhadap TKI di luar kurang maksimal.

Baca: 64 TKI dari Johor Bahru Dipulangkan Melalui Batam, Ini Penyebabnya

Baca: Tanpa Permit hingga Tertangkap Bawa Sabu. Simak 7 Fakta Dibalik Maraknya TKI Ilegal di Batam

Baca: Inilah Fakta-fakta TKI Ilegal yang Jadikan Batam Daerah Transit ke Luar Negeri

Meski saat ini, sudah ada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Undang-undang ini sudah bagus. Hanya saja, turunan sebagai acuan menjalankan UU itu, misalkan peraturan menteri, perda belum ada. Sehingga lemah menurut kami,” katanya.

Ia berharap, secepatnya, agar lebih efektif melindungi para TKI, pemerintah segera menurunkan regulasi untuk mengeksekusi UU tersebut.

“Coba, tunjukan mana regulasi turunannya. Kan tidak ada. Harapan kami, segera ada regulasi baru,” ujarnya.

Selain kata Romo, ia tidak menyalahkan pemerintah sepenuhnya. Namun, kepada masyarakat juga yang ingin menjadi TKI, haruslah mengikuti prosedur yang ada. Agar ke depannya tidak ada masalah.(leo)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved