BPJS KESEHATAN

72 Persen Warga Bintan Sudah Jadi Peserta JKN-KIS. Untuk Satu Hal Ini, BPJS Minta Bantuan Pemkab

Kebanyakan warga Kabupaten Bintan sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang

72 Persen Warga Bintan Sudah Jadi Peserta JKN-KIS. Untuk Satu Hal Ini, BPJS Minta Bantuan Pemkab
TRIBUNBATAM.id/AMINNUDIN
Pemkab Bintan bersama dengan BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang menggelar Forum Kemitraan Kabupaten Bintan sebagai evaluasi berkala penutup akhir tahun 2018 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kebanyakan warga Kabupaten Bintan sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS di BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, sampai dengan 31 Oktober 2018, total kepesertaan sebanyak 109.966 dari total jumlah penduduk di Kabupaten Bintan sejumlah 152.571 orang.

"Hal ini berarti sudah 72,08 persen penduduk Kabupaten Bintan menjadi peserta JKN-KIS," kata dokter Lenny Marlina Manalu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Rabu (14/11/2018).

Baca: Baru Tunangan, Artis Bollywood Priyanka Chopra Mau Nikah, Bahkan Sudah Siapkan Gaun Pengantin

Baca: Mau Mudik Natal? Catat Jadwal KM Kelud Periode November-Januari 2019 di Pelabuhan Batu Ampar, Batam

Baca: Soal Dugaan Pencurian Pintu Aluminium di Pelabuhan Dompak, Ini Penjelasan Kanit Reskrim Polsek KKP

Baca: Cara Membuat Last Seen atau Status Online Palsu di WhatsApp Tanpa Root, Terbukti Berfungsi!

Lenny menyebutkan BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang baru mengevaluasi pelaksanaan program JKN-KIS di Kabupaten Bintan serta mengecek UHC Class Provinsi Kepulauaan Riau khususnya Kabupaten Bintan pada Selasa (13/11/2018).

Menurut Lenny, tantangan yang perlu diatasi bersama dalam rangka pencapaian JKN-KIS di Provinsi Kepulauan Riau adalah kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri ke Program JKN-KIS saat sehat masih belum optimal.

Kesadaran pemilik usaha mendaftarkan karyawan dan keluarga pun belum tersedia dengan lengkap data masyarakat provinsi Kepulauan Riau yang belum menjadi peserta JKN-KIS by Name by Addres.

"Hal ini dapat diatasi dengan dukungan pemerintah daerah agar menggaggarkan untuk penambahan kuota PBI APBD, penerbitan Instruksi Bupati, serta implementasi desa Swa JKN,” jelas Lenny.

BPJS Kesehatan mengharapkan dukungan dari Pemerintan daerah demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagai peserta JKN-KIS termasuk ketersediaan Jarkomdat untuk fasilitas kesehatan baik FKTP maupun FKRTL, Ketersediaan SDM tenaga Kesehatan, ketersediaan obat di fasilitas kesehatan serta adanya antrian online di RS sehingga peserta JKN-KIS dapat memperoleh kepastian antrian dan tidak terlalu lama menunggu di RS.

Pemerintan Kabupaten Bintan diketuai oleh Sekda Kabupaten Bintan bersama dengan BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang melaksanakan Forum Kemitraan Kabupaten Bintan sebagai pertemuan evaluasi berkala penutup di akhir tahun 2018.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Komisi DPRD Bidang Kesmas, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Kepala Bappeda Kabupaten Bintan, Kepala BKP SDM Kabupaten Bintan, Direktur RSUD Kabupaten Bintan, Kepala Puskesmas Teluk Sasah, Ketua IDI Kabupaten Bintan serta perwakilan dari OPD di Kabupaten Bintan.

“Forum ini secara rutin dilaksanakan sebagai upaya evaluasi atas upaya BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan dalam penyelenggaraan program JKN-KIS,” ujar Adi Prihantara, Sekretaris Kabupaten Bintan. (tom)

Penulis: Aminnudin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved