Istri Najib Razak Rosmah Mansor Dituduh Minta Suap Rp 650 Miliar untuk Proyek ListrikTenaga Surya

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor, kembali dihadapkan pada persidangan korupsi, Kamis (15/11/2018).

Istri Najib Razak Rosmah Mansor Dituduh Minta Suap Rp 650 Miliar untuk Proyek ListrikTenaga Surya
The Star Malaysia
Rosmah Mansor, istri bekas PM Malaysia Najib Razak, kembali menjadi terdakwa korupsi bersama asisten Najib Rizal Mansor (kanan) di pengadilan Kuala Lumpur. Keduanya diodakwa menerima suap dalam proyek pembangkit listrik tenaga surya untuk sekolah di Serawak senilai Rp 4 triliun lebih. 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor, kembali dihadapkan pada persidangan korupsi, Kamis (15/11/2018).

Setelah disidang dalam skandal 1MDB dan menerima uang secara ilegal dari anak perusahaan itu, Rosmah Mansor kali ini dijerat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga surya untuk sejumlah sekolah di Serawak.

Dilansir TRIBUNBATAM.id dari media Malaysia NSTP, Rosmah Mansor didakwa meminta suap RM187,5 juta atau sekitar Rp 650 miliar dan menerima suap RM1,5 juta atau Rp 5 miliar lebih dari perusahaan yang melaksanakan proyek tersebut.

Selain Rosmah Mansor, asisten pribadi Najib Razak, Rizal mansor juga menjalani sidang dalam kasus yang sama. Pria ini dituduh menerima suap RM500 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar.

Rizal juga yang dituduh mengatur pembagian fee untuk Rosmah Mansor dari boss Jepak Holding, Saidi ASbang Samsuddin yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Mantan Ibu Negara Malaysia Rosmah Mansor Akan Hadapi Tuduhan Korupsi Baru

Baca: Rosmah Mansor, Istri Mantan PM Najib Razak Ditahan Terkait Skandal 1MDB, Dituntut Kamis Ini

Baca: Dalam Rentang 3 Bulan, Rekening Rosmah Mansor Disiram Rp 7 Miliar, Pria Ini Penyetornya

Baca: Diperiksa KPK Malaysia, Netizen Malah Soroti Penampilan Rosmah Mansor

Namun, keduanya membantah semua tuduhan yang dibacakan jaksa di hadapan hakim Azman Ahmad.

Menurut jaksa, nilai yang diminta Rosmah adalah 15 persen dari nilai kontrak proyek untuk 369 sekolah senilai RM1,25 miliar atau lebih dari Rp 4,3 triliun itu.

Rosmah disebutkan menerima uang suap dari perusahaan di Lygon Bistro, G-24, Ground Floor, Sunway Putra Mall, 100, Jalan Putra, Chow Kit, Kuala Lumpur, antara Maret dan April 2016.

Rosmah sudah menerima uang panjar berjumlah RM1,5 juta sebagai fee, karena membantu Saidi, memuluskan Jepak Holdings mendapatkan projek itu.

Uang itu diterimanya di kediamannnya, Jalan Langgak Duta, Taman Duta, pada 7 September 2017.

Halaman
12
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved