BATAM TERKINI

Ajak Semua Kalangan Berperan, BNN Batam Bagi Nomor Call Centre Untuk Laporkan Penyalahgunaan Narkoba

Call center BNN dapat dihubungi masyarakat untuk melaporkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba ataupun dugaan pesta narkoba, perdagangan.

Ajak Semua Kalangan Berperan, BNN Batam Bagi Nomor Call Centre Untuk Laporkan Penyalahgunaan Narkoba
TRIBUNBATAM.id
Ilustrasi Sabu-sabu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam, Abdul Hasyim Panggabean mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam, melakukan kampanye pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Hal ini disampaikannya saat menggelar sosialisasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika Tahun 2018-2019, Senin (3/12) bertempat di Aula Lantai IV Gedung Wali Kota Batam.

"Misalnya di Dinas Perhubungan yang mengelola kendaraan. Kami harapkan mereka memberikan kampanye bahaya narkoba kepada pengendara jalan. Karena narkoba ini juga bisa menyebabkan kecelakaan," kata Hasyim kepada wartawan, usai kegiatan sosialisasi.

Sedangkan di Dinas Sosial, ia berharap bisa mendatangi gepeng (gelandangan dan pengemis) untuk melakukan hal yang sama. Begitu juga dengan OPD lainnya, melakukan kegiatan serupa sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD.

"Inpres ini harus disampaikan ke masing-masing OPD. Bagaimana kegiatan memerangi narkoba, seperti pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi dilakukan terpadu oleh semua komponen instansi," ujarnya.

Hasyim menilai, dalam upaya pencegahan, dan pemberantasan narkoba saat ini masih kurang terpadu. Untuk memerangi narkoba, berikut bahaya dan lainnya, diperlukan peran banyak pihak. Terutama yang perlu ditingkatkan, di upaya pencegahannya.

"Letak geografis Batam yang dekat dengan luar negeri, membuat barang dari luar mudah masuk ke Indonesia dari pintu masuk yang kurang terkontrol," kata Hasyim.

"Ini perlu dicegah untuk mengurangi masuknya narkoba, dan masyarakat kita juga memahami bahaya narkoba. Yang sudah terjadi, ya sudah. Apabila memungkinkan, yang memakai ini juga disembuhkan," sambungnya.

Baca: PENTING! Besok Siang (2/12) Air ATB Sejumlah Wilayah Batam Bakal Mati. Cek Wilayah Terdampak Disini

Baca: Viral Foto Wanita Hamil Tak Diberi Tempat Duduk di Kereta, Ternyata Ini Faktanya. Pelaku Minta Maaf

Baca: BERITA PERSIB - Disebut Bakal Hengkang dari Persib Musim Ini, Begini Klarifikasi Bojan Malisic

Baca: VIRAL, Beauty Vlogger Suhay Salim Nikah di KUA Pakai Celana Jeans. Begini Penampilannya

Baca: Diduga Balap Liar dan Mabuk Miras, 15 Pemuda Diringkus Aparat Polsek Batam Kota saat Razia Malam

Hasyim menilai, dari segi peraturan perundang-undangan terkait narkoba, sebenarnya sudah cukup tegas.

Bahkan aturan tersebut juga memberikan sanksi hukuman mati kepada pelakunya. Tak usah jauh-jauh, belum lama ini majelis hakim Pengadilan Negeri Batam memutus hukuman mati kepada tujuh orang terdakwa kasus narkoba. Kasusnya sempat menjadi atensi.

"Tapi kan tak selesai sampai di situ saja. Dihukum mati yang tujuh ini, tapi di luarnya masih banyak. Selama masih ada yang mau (narkoba), masih ada yang jual," kata Hasyim lagi.

Di akhir sosialisasinya, Hasyim mengingatkan kembali nomor call center BNN Batam di 082189087272. Call center ini dapat dihubungi masyarakat untuk melaporkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba. Ataupun dugaan adanya pesta narkoba, perdagangan narkoba dan lain sebagainya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved