Protes Kasus Korupsi, Dua Pendemo Hantamkan Gelas ke Kepala Sendiri hingga Berdarah-darah

Aksi ekstrem ini mereka lakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pembiaran terhadap praktik korupsi di Padanglawas Utara.

Protes Kasus Korupsi, Dua Pendemo Hantamkan Gelas ke Kepala Sendiri hingga Berdarah-darah
TRIBUN MEDAN/HO
Dua anggota LSM saat memecahkan kepalanya sendiri pakai gelas. Aksi ini sebagai bentuk protes saat menggelar demonstrasi di Kantor Kejaksaan Negeri Padanglawas Utara, Rabu (5/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id, PADANGLAWAS UTARA - Dua orang pendemo dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bara Api Padanglawas Utara memecahkan gelas di kepalanya hingga berdarah-darah saat aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri Padanglawas Utara, Rabu (5/12/2018) lalu.

Kucuran darah segar seketika melumuri wajah kedua anggota LSM ini.

Ketua LSM Bara Api Padanglawas Utara, Mora Bangun Simbolon mengatakan, aksi ekstrem ini mereka lakukan sebagai bentuk protes atas dugaan pembiaran terhadap praktik korupsi di Padanglawas Utara.

Menurut mereka, hukum tidak berlaku di Padanglawas Utara. Hal inilah yang mendasari massa turut memboyong keranda jenazah untuk menyimbolkan matinya hukum di kabupaten tersebut.

"Hukum telah mati," ujar Mora yang juga koordinator aksi.

Baca: LOKER BATAM HARI INI - Dicari Mekanik Hingga Driver, Inilah Info Lowongan Kerja Hari Ini

Baca: Tahun Depan Pemko Bayar Insentif Guru Madrasah di Batam Tapi Tak Ada Rapel

Baca: Mulai Desember, 5 PNS di Pemko Batam Tak Digaji Lagi. Ini Alasannya!

Baca: BERITA PERSIB - Peluang Persib Bandung Tampil di Piala AFC 2019 Terancam Gagal, Jika . . .

Baca: 4 Fakta Pekan Terakhir Liga 1 2018. Calon Juara Liga 1 & Calon Degradasi Main pada Jam yang Sama

Pada aksi itu, massa mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut sejumlah dugaan praktik korupsi dan penyelewengan uang negara. Seperti dana desa serta praktik pungutan liar di sekolah.

"Kami minta Kepala Desa Simbolon diperiksa karena diduga menyelewengkan Dana Desa untuk kepentingan pribadi dan golongannya," kata Mora.

Demonstrasi disisipi dengan aksi pemecahan kepala ini sempat menjadi perhatian sekitar.

Beberapa saat kemudian, perwakilan Kejaksaan Negeri Padanglawas Utara, yakni Kepala Seksi Intelijen Sutan, keluar menemui massa.

Ia menyebut laporan terkait dugaan penyelewengan Dana Desa sudah ditindaklanjuti.

Massa pun melanjutkan demonstrasi ke Kantor Bupati Padanglawas Utara. Di tempat ini, massa meminta Bupati Padanglawas Utara yang baru dilantik, Andar Amin Harahap, untuk menindak jajarannya yang tidak mengindahkan undang-undang keterbukaan informasi publik.

Setelah beberapa saat berorasi, massa membubarkan diri dan mengakhiri aksi tersebut. Meski demikian, mereka mengancam akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih banyak bila tuntutan-tuntutan itu tidak dipenuhi.

"Kami akan aksi lagi," kata Mora. (nan/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Mengerikan Demo Berantas Korupsi, Dua Anggota Aksi Pecahkan Gelas di Kepala, Darah Segar Mengucur, http://medan.tribunnews.com/2018/12/06/mengerikan-demo-berantas-korupsi-dua-anggota-aksi-pecahkan-kepala-pakai-gelas-darah-segar-mengucur?page=all.
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Feriansyah Nasution

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved