BATAM TERKINI

Tahun Depan Pemko Bayar Insentif Guru Madrasah di Batam Tapi Tak Ada Rapel

Pemko Batam berencana memberikan insentif guru Madrasah di Batam pada 2019 mendatang. Namun, para penerima tak akan menerima rapel insentif 2018.

Tahun Depan Pemko Bayar Insentif Guru Madrasah di Batam Tapi Tak Ada Rapel
Istimewa
ilustrasi Insentif 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengaku belum mendapatkan informasi secara detail terkait rencana pemberian insentif pada 717 guru Madrasah se-Kota Batam. 

Namun, secara aturan, pemberian insentif kepada guru sekolah swasta keagamaan tidak diranah Pemerintah Kota.

"Oleh sebab itu barang itu (insentif) tidak dapat didistribusikan. Kecuali kalau formatnya di Kementerian Agama yang mengusulkan untuk diposting dalam di dalam bansos atau hibah," ujar Amsakar kepada Tribun, Kamis (6/12/2018).

Ia melanjutkan kalau format tidak dilakukan perbaikan maka memang tidak dapat mendistribusikan. Untuk lebih lanjut, Amsakar menyarakankan untuk melakukan konfirmasi ulang kepada Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) kota Batam.

Baca: Mulai Desember, 5 PNS di Pemko Batam Tak Digaji Lagi. Ini Alasannya!

Baca: Diramaikan Ratusan Talent, Batam International Culture Carnival 2018 Digelar 8 dan 9 Desember

Baca: OPM Tantang TNI/POLRI Perang Revolusi Pada 2021 di Papua, Jubir Kodam Papua: Kami Siap Kapan Saja!

Baca: 4 Fakta Pekan Terakhir Liga 1 2018. Calon Juara Liga 1 & Calon Degradasi Main pada Jam yang Sama

Di tempat yang sama, Assisten Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Kota Batam, Pebrialin mengatakan, letak kesalahan kemarin memang terposting di Dinas Pendidikan. Terkait apakah masih dianggarkan kembali pada 2019, Pebrialin enggan memberikan komentar kepada awak media.

"Kalau soal itu tanyakan sama BPKAD saja. Belum bisa saya jawab," ujar Pebrialin di Kantor DPRD Kota Batam.

Sementara itu Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) kota Batam, Abdul Malik menegaskan, memang pemberian insentif guru madrasah tidak dapat direalisasikan lagi. Hal ini dikarenakan dananya terposting pada Dinas Pendidikan (Disdik).

"Menurut surat dari BPK Disdik tidak memiliki tupoksi. Maka 2019 anggarannya sudah kita alihkan ke belanja hibah. Jadi tahun depan kita anggarakan di belanja hibah," tuturnya.

Insentif masih tetap diberikan 2019 mendatang. Dipastikan untuk 2018 memang tak bisa direalisasikan lagi.

"Tidak ada rapel pemberiannya hanya di 2019 saja," tutup Malik.

Sebelumnya guru madrasah yang menerima insentif ini terdiri dari 355 orang guru setingkat TK, 222 orang guru SD atau Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan 141 orang guru Madrasah Tsanawiyah (Mts) atau SMP. Berdasarkan rencana Pemko Batam setiap guru mendapatkan Rp 1 juta per bulan. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved