BATAM TERKINI

TERUNGKAP! Rela Pinjam Koperasi dan Keluarga, Ini Alasan Pencaker Mau Bayar Sejumlah Uang ke MS

Para pencaker ngaku tak memiliki uang sama sekali untuk menyambung hidup dan mengembalikan pinjaman jika MS tak mengembalikan uang mereka.

TERUNGKAP! Rela Pinjam Koperasi dan Keluarga, Ini Alasan Pencaker Mau Bayar Sejumlah Uang ke MS
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Seorang korban penipuan oleh MS mengambil hasil tes kesehatan di Medilab, 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - MS (29), tersangka penipuan para pencari kerja (Pencaker) Muka Kuning mengaku tidak sanggup mengembalikan uang 65 pencaker yang ditipunya.

Mendengar hal tersebut, puluhan pencaker kecewa dan berharap pihak kepolisian dapat membantu agar MS bisa mengembalikan uang para pencaker.

"Kami sangat kecewa kepada MS yang tidak bertanggung jawab mengembalikan uang kami dan kami berharap pihak kepolisian bisa membantu agar MS bisa membayarkan uang kami," kata Marieni bersama pencaker lainnya,Sabtu (08/12).

Sejumlah pencaker yang tertipu juga mengaku, sangat berharap agar MS bisa mengembalikan uang mereka.

Karena para pencaker sudah tidak memiliki uang sama sekali untuk menyambung hidup dan mengembalikan uang pinjaman mereka kepada tukang koperasi dan teman serta family tempat mereka meminjam uang.

Baca: TERUNGKAP! MS Suruh Pencaker Medical Check Up, Ternyata Hasilnya Masih Menumpuk di Medilab

Baca: Terancam Penjara 4 Tahun, MS Tak Akui Tipu 65 Pencaker. Sebut Ada Orang Lain Ikut Menikmati Uangnya

Baca: Jumlah Pelapor Jadi 65 Orang, MS Diduga Rugikan Rp 315 Juta Saat Beraksi Sebagai Calo Pencari Kerja

"Kami sangat berharap MS bisa mengembalikan uang kami, karena saat ini kondisi saya dan teman-teman pencaker lainya memang lagi butuh uang untuk menyambung hidup di Batam," ujarnya.

"Apalagi seperti saya sendiri yang meminjam duit dari family supaya bisa memberikan uang tersebut kepada MS," kata Hasnizah yang baru tamat sekolah dan datang ke Batam untuk mengadu nasib mencari pekerjaan.

Masih Hasnizah, adapun uang yang diberikan kepada MS Rp 4 juta. Dengan iming-iming bisa memasukkannya dirinya ke PT Epson Kawasan Batamindo, Muka Kuning Batam.

"Saya percaya kepada MS karena disaat diberikan uang MS memberikan kwitansi pembayaran, dan jikalau saya nanti cancel dan tidak ingin melalui MS uang dikembalikan. Hal itu memang benar, karena ada juga sejumlah pencaker yang uangnya dikembalikan jika di cancel ketika saya mengunjungi kediaman MS,"ungkapnya.

Hasnizah juga membeberkan, bahwa uang yang diberikannya kepada MS adalah hasil meminjam dari family tempat dirinya tinggal di Batam, dan belum bisa mengembalikannya karena belum bekerja.

"Saya belum bekerja dan belum bisa mengembalikan uang itu kepada family saya, makanya saya juga takut orangtua di kampung tau dan memarahi keceroboan saya,"ungkap gadis kelahiran 97 yang terlihat menetaskan air mata saat bercerita. (als)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved