BATAM TERKINI

TERUNGKAP! MS Suruh Pencaker Medical Check Up, Ternyata Hasilnya Masih Menumpuk di Medilab

Marieni, seorang korban mengaku hasil medical check up di Medilab sesuai arahan MS ternyata menumpuk di tempat cek tersebut.

TERUNGKAP! MS Suruh Pencaker Medical Check Up, Ternyata Hasilnya Masih Menumpuk di Medilab
TRIBUNBATAM.id/ALFANDI SIMAMORA
Seorang korban penipuan oleh MS mengambil hasil tes kesehatan di Medilab, 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Saat ini kasus dugaan penipuan dengan tersangka MS (29) masih ditangani polisi. Sekitar 65 pencari kerja di kawasan industri Muka Kuning tertipu hingga RP 315 juta.

Lantas, apa yang membuat para pencaker di Muka Kuning tersebut percaya dengan rayuan MS?

Ternyata, MS cukup pintar mengelabui puluhan pencaker yang ditipunya agar percaya padanya.

Puluhan pencaker yang diiming-imingi bisa cepat dapat kerja itu diminta melakukan medical seperti cara biasa perusahaan di Kawasan Batamindo merekrut karyawan hingga bisa masuk sebagai karyawan.

Baca: Keruk Rp 315 Juta Setelah Tipu 65 Pencaker Muka Kuning, MS : Bukan Hanya Saya yang Makan Uangnya

Baca: Jumlah Pelapor Jadi 65 Orang, MS Diduga Rugikan Rp 315 Juta Saat Beraksi Sebagai Calo Pencari Kerja

Baca: Ular Piton 8,2 Meter Diinjak Karena Dikira Kayu Gelondongan, Kaki Seorang Nelayan Dililit

Baca: INFO CUACA BMKG - Batam Dilanda Hujan Pagi Hari, Simak Prakiraan Cuaca Selengkapnya Hari Ini (6/12)

Marieni, salah satu korban mengungkapkan, bahwa hasil medical mereka yang sudah medical di Medilab sesuai dengan arahan MS ternyata menumpuk di tempat tersebut.

Hal itu diketahui setelah puluhan pencaker menanyakan kepada MS perihal hasil medical mereka yang telah dilakukan korban apakah sudah diambil MS, alhasil MS memberitahu kepada korbannya bahwa hasil medical mereka hanya sebagian yang diambil selebihnya masih di Medilab.

"Hasil medical kami sebagian saja yang diambil, selebihnya masih di Medilab. Namun ketika kami ke sana ternyata hasil medical saya dan korban lainnya menumpuk di tempat medical tersebut," kata Marineni dan pencaker lainnya, Kamis (6/12/2018)).

Lanjutnya, puluhan pencaker menyatakan, di saat mereka ke medilab tempat mereka ditujukan MS melakukan medical, pihak Medilab sangat kaget mendengar informasi tersebut dan mengijinkan puluhan korban mengambil hasil medical.

"Setelah kami ke sana dan menceritakan kepada pihak Medilab bahwa kami mengalami penipuan, pihak Medilab kaget mendengar hal itu dan mengijinkan kami mengambil hasil medical," ujarnya.

"Sebab hasil itu sangat perlu kelak jikalau kami mendapatkan pekerjaan dan ketika harus medical. Karena hasil rontgen bisa digunakan, karena sesuai aturan rontgen itu, bisa melakukan rontgen lagi setelah enam bulan,"ungkapnya.

Mereka pun berharap hasil rontgen yang mereka sudah lakukan apabila nanti ada perusahaan yang menerima mereka sebagai karyawan dan menyarankan medical, hasil medical yang sudah ada bisa digunakan.

"Karena sebelum enam bulan kami belum bisa melakukan medical sesuai aturan medical rontgen yang ada," jelas sejumlah pencaker yang tertipu oleh MS. (als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved