Temukan Pelanggaran Pemilu? Ini Nomor Call Centre Bawaslu Anambas. Kerahasiaan Pelapor Terjamin

‎Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas punya nomor pengaduan yang dibuat untuk melaporkan adanya indikasi pelanggaran Pemilu.

Temukan Pelanggaran Pemilu? Ini Nomor Call Centre Bawaslu Anambas. Kerahasiaan Pelapor Terjamin
logo bawaslu Ri 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Anambas punya nomor pengaduan yang dibuat untuk melaporkan adanya indikasi pelanggaran Pemilu.

Melalui call centre pengawasan partisipatif di nomor 0812 6745 8317, pelapor tidak hanya bisa melakukan sambungan telepon, namun juga bisa melaporkan dugaan pelanggaran kampanye melalui aplikasi Whatsapp.

"Kami memiliki call centre melalui staff kami. Silahkan dilaporkan. Untuk kerahasiaan pelapor terjamin," ujar Liber Simaremare Koordinator Divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga Bawaslu Kabupaten Kepulauan Anambas Selasa (11/12/2018).

Baca: Akui Jalan Sei Temiang Rawan Kecelakaan, Ini Pesan Kasatlantas Polresta Barelang Bagi Pengendara

Baca: Link Live Streaming Final Piala AFF 2018: Malaysia vs Vietnam. Kick Off Jam 19.30 WIB

Baca: BREAKINGNEWS! Puting Beliung Terlihat Dekat Bandara Hang Nadim. Ini Penjelasan BMKG

Ia menjelaskan, nomor pengaduan yang dibuat ini menurutnya merupakan cara yang ditawarkan bagi masyarakat yang menemukan adanya indikasi pelanggaran saat tahapan Pemilu maupun kampanye, namun cenderung enggan untuk bertatap muka secara langsung dengan anggota Bawaslu baik di kabupaten maupun di kecamatan.

Ia kemudian mencontohkan saat turun ke Pulau Jemaja dan berbincang dengan warga yang melihat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) memasang bendera salah satu partai politik, namun takut untuk melaporkannya.

"Saat kami turun ke Jemaja, ada yang menyampaikan seperti itu. Oleh karena itu, dengan cara ini diharapkan mereka dapat berperan aktif untuk sama-sama mengawasi pelaksanaan Pemilu ini," ungkapnya.

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved