Instruksi Pusat, Disduk Anambas Lakukan Pemusnahan e-KTP Rusak Sebanyak 1.122 dengan Cara Dibakar

Ada pemandangan yang tak biasa di depan kantor Bupati lama di Jalan Imam Bonjol ‎Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan sekitar pukul dua siang.

Instruksi Pusat, Disduk Anambas Lakukan Pemusnahan e-KTP Rusak Sebanyak 1.122 dengan Cara Dibakar
TRIBUNBATAM.id/Tyan
Pemusnahan KTP-el invalid di depan halaman kantor Bupati lama Anambas Jumat (14/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Ada pemandangan yang tak biasa di depan kantor Bupati lama di Jalan Imam Bonjol ‎Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan sekitar pukul dua siang.

Tumpukan KTP-elektronik terlihat berada di halaman rumput persis di samping tiang bendera.

Tak jauh di sebelahnya, salahseorang staff tampak menyalakan api di dalam tong bekas.

Tumpukan KTP-el itu pun yang sudah dikemas dan dihimpun selanjutnya dibuka dan dimasukkan ke dalam tong yang sudah menyala api itu.

‎Pemusnahan KTP-el itu bukan tanpa alasan.

Adri Marfoza Sekretaris Dinas kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Anambas mengakui pemusnahan ini memang begitu mendadak.

Pihaknya baru mendapatkan surat edaran dari Dirjen Dukcapil Kemendagri melalui grup berbicara Disdukcapil se Indonesia sekitar pukul sepuluh pagi tadi.

"Sebelumnya kami mohon maaf. Karena undangan yang kami terima juga mendadak," ujarnya Jum'at (14/12/2018). Ia menjelaskan, dalam surat edaran nomor 470.13/11176/SJ yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal tentang penatausahaan KTP-el rusak atau invalid, menjadi dasar bagi mereka untuk melaksanakan pemusnahan dengan cara dibakar.

Adapun total KTP-el invalid yang dibakar berjumlah 1.122 keping yang dikumpulkan ‎terhitung bulan April 2018 sampai sekarang.

"Perintahnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sebelumnya kami sudah menyerahkan 3.500 KTP-el yang rusak ke pusat pada tahun yang lalu," ungkapnya.

Berbeda dengan sebelumnya, pemusnahan KTP-el invalid sebelumnya dilakukan cara digunting sebelum diserahkan ke Pemerintah Pusat.

Dalam instruksi yang diberikan pun, proses pemusnahan dengan cara dibakar itu bakal terus dilakukan dan didukung dengan pendokumentasian dan dibuat berita acara.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra ‎pun berterimakasih kepada sejumlah pihak yang hadir. Ia mengatakan, pemusnahan ini merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat dan harus dijalankan. "Ini merupakan bagian daripada sebagai saksi untuk dilakukan pemusnahan," ungkapnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved