Ini Ambisi China Dibalik Misi Menghidupkan Kembali Pesawat Antonov Raksasa Buatan Uni Soviet

Kemasyuran pesawat Antonov ternyata berhasil memikat perhatian China. Negara ini bahkan telah membuat kesepakatan kerjasama dengan Antonov.

Ini Ambisi China Dibalik Misi Menghidupkan Kembali Pesawat Antonov Raksasa Buatan Uni Soviet
flightzona.com
30 Tahun Tertidur, Pesawat Raksasa Antonov Buatan Uni Soviet akan Dihidupkan Lagi oleh China 

TRIBUNBATAM.id  - Pesawat Antonov pernah sangat terkenal di masa lampau. Namun, 'burung raksasa' tersebut saat ini sedang 'tidur' di pangkalan udara era Uni Soviet di pinggiran Kota Kiev, Ukraina.

Pesawat Antonov An-225 dirancang dan diproduksi pada era 1980-an, An-225 meraih predikat sebagai pesawat terbesar yang pernah mengangkasa di dunia.

Sedemikian besarnya, panjang tubuh pesawat raksasa itu melampaui jarak penerbangan pesawat pertama ciptaan Wright Bersaudara.

Baca: Ternyata Pesan WhatsApp yang Telah Dihapus Bisa Dibaca, Begini Lho Caranya

Baca: Gara-gara Sering Memberi Makan Anjing Liar, Pria Ini Terancam Masuk Penjara

Baca: Kisah Driver Ojol Dapat Mini Cooper Rp 12.000 Saat Harbolnas:Sekali-kali Ajak Istri Naik Mini Cooper

Baca: Heboh Suara Aneh Tadi Malam di Pekalongan, Ini Penjelasan BMKG dan Airnav

Kini, Pesawat Antonov An-225 berusia 30 tahun dan baru-baru ini melalui proses peremajaan agar bisa tahan digunakan 20 tahun mendatang.

Meski demikian, pesawat tersebut jarang mengudara lagi.

Ambisi China

Kemasyuran pesawat Antonov ternyata berhasil memikat perhatian China. Negara ini bahkan telah membuat kesepakatan kerjasama dengan Antonov.

Pada 2016, Perusahaan Industri Antariksa Cina (AICC), sebuah perusahaan antariksa dan pertahanan swasta, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Antonov di bidang pengembangan An-225.

Jika semua hal berjalan lancar, armada An-225 buatan Cina akan bermunculan.

"Ide pertama dan riset tahap awal An-225 dimulai pada 2009. Lalu kontak resmi dengan Antonov terjalin pada 2011. Kemudian dari 2013 hingga 2016 adalah tahap akselerasi proyek ini," kata direktur utama AICC, Zhang Yousheng.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved