Ini Ambisi China Dibalik Misi Menghidupkan Kembali Pesawat Antonov Raksasa Buatan Uni Soviet
Kemasyuran pesawat Antonov ternyata berhasil memikat perhatian China. Negara ini bahkan telah membuat kesepakatan kerjasama dengan Antonov.
TRIBUNBATAM.id - Pesawat Antonov pernah sangat terkenal di masa lampau. Namun, 'burung raksasa' tersebut saat ini sedang 'tidur' di pangkalan udara era Uni Soviet di pinggiran Kota Kiev, Ukraina.
Pesawat Antonov An-225 dirancang dan diproduksi pada era 1980-an, An-225 meraih predikat sebagai pesawat terbesar yang pernah mengangkasa di dunia.
Sedemikian besarnya, panjang tubuh pesawat raksasa itu melampaui jarak penerbangan pesawat pertama ciptaan Wright Bersaudara.
Baca: Ternyata Pesan WhatsApp yang Telah Dihapus Bisa Dibaca, Begini Lho Caranya
Baca: Gara-gara Sering Memberi Makan Anjing Liar, Pria Ini Terancam Masuk Penjara
Baca: Kisah Driver Ojol Dapat Mini Cooper Rp 12.000 Saat Harbolnas:Sekali-kali Ajak Istri Naik Mini Cooper
Baca: Heboh Suara Aneh Tadi Malam di Pekalongan, Ini Penjelasan BMKG dan Airnav
Kini, Pesawat Antonov An-225 berusia 30 tahun dan baru-baru ini melalui proses peremajaan agar bisa tahan digunakan 20 tahun mendatang.
Meski demikian, pesawat tersebut jarang mengudara lagi.
Ambisi China
Kemasyuran pesawat Antonov ternyata berhasil memikat perhatian China. Negara ini bahkan telah membuat kesepakatan kerjasama dengan Antonov.
Pada 2016, Perusahaan Industri Antariksa Cina (AICC), sebuah perusahaan antariksa dan pertahanan swasta, menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Antonov di bidang pengembangan An-225.
Jika semua hal berjalan lancar, armada An-225 buatan Cina akan bermunculan.
"Ide pertama dan riset tahap awal An-225 dimulai pada 2009. Lalu kontak resmi dengan Antonov terjalin pada 2011. Kemudian dari 2013 hingga 2016 adalah tahap akselerasi proyek ini," kata direktur utama AICC, Zhang Yousheng.
Perusahaan China itu tidak tertarik membeli pesawat An-225 yang sudah ada.
Mereka menghabiskan beberapa tahun terakhir mengkaji kelaikan modernisasi An-225 yang masih berwujud rangka.
Benda itu tersimpan di dalam hangar milik Antonov di pusat Kota Kiev selama 30 tahun terakhir.
Manakala rampung dimodernisasi, pesawat itu bisa memberi China kemampuan yang melampaui negara-negara lain di dunia, bahkan mungkin lebih hebat dari pesawat militer Amerika Serikat.
Menurut Zhang, An-225 merupakan pusat dari rencana superambisius yang hendak memproduksi 1.000 pesawat angkut raksasa selama 10 tahun mendatang. Dan kemampuan pesawat tersebut tak hanya itu.