TERUNGKAP! Ternyata Ini Alasan 5 Tukang Parkir Tak Takut Keroyok Aparat TNI Meski Berseragam Dinas
Kasus pengeroyokan Kapten Komaruddin yang berseragam TNI oleh tukang parkir masih jadi pembicaraan hangat.
TERUNGKAP! Ternyata Ini Alasan 5 Tukang Parkir Tak Takut Keroyok Aparat TNI Meski Berseragam Dinas
TRIBUNBATAM.id - Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes, Roycke Harry Langie menuturkan kondisi Iwan Hutapea, satu dari tersangka pengeroyokan anggota TNI Kapten Komaruddin dan anggota TNI AD Pratu Rivonanda, pada Senin (10/12/2018), di Ciracas, Jakarta Timur.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Roycke megungkapkan Iwan saat insiden pengeroyokan dalam pengaruh minuman keras.
Berbeda dengan tersangka lainnya, yakni empat orang lain, Suci Ramdhani (SR), Depi, Agus Pryantara (AP), Heriyanto Pandjaitan (HP), tidak dalam pengaruh minuman keras.
"Memang ada satu tersangka terpengaruh minuman keras saat kejadian, itu yang inisial I (Iwan).

(Tersangka) yang lain sesuai hasil pemeriksaan dalam kondisi normal (tidak terpengaruh minuman keras)," ujar Roycke di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).
Selain itu, para tersangka juga berani mengeroyok Kapten Komaruddin yang berseragam TNI, lantaran adanya faktor psikologis massal.
Baca: Selongsong Peluru & Granat Asap Disebut Bom, Klaim KKB Soal Serangan Bom Udara Oleh TNI Tak Terbukti
Baca: Pentolan KKB Papua Brigjen Egianus Kogoya Kirim Video Minta Boikot Pilpres 2019. Lihat Videonya
Baca: Ini Ambisi China Dibalik Misi Menghidupkan Kembali Pesawat Antonov Raksasa Buatan Uni Soviet
Faktor psikologis massal itu yakni karena pelaku pengeroyokan ada temannya yang cekcok dan membantu.
"Kalau kaitan dengan terjadi pengeroyokan itu, ini merupakan psikologi massal, para tersangka melihat temannya (cekcok) kemudian secara bersama-sama melakukan suatu tindakan," katanya.
Kronologi pengeroyokan
Diberitakan sebelumnya, dikutip TribunWow dari Tribunnews.com, seorang anggota TNI dikeroyok oleh beberapa juru parkir di depan pertokoan Arundia, Ciracas, Jakarta Timur Senin (10/12/2018).
Kejadian tersebut bermula saat soerang anggota TNI AL Kapten Komaruddin beserta anaknya selesai memperbaiki sepeda motornya.
Kapten Komaruddin lantas berencana untuk makan di sebuah warung di samping minimarket Arundina.
Saat hendak parkir, diketahui knalpot motor Komaruddin berasap.
Melihat hal tersebut, ia lantas turun untuk memeriksa bagian mesin motornya.