BATAM TERKINI

Tak Perlu ke Batam Centre, Samsat Bakal Buka Kantor Pelayanan di Dekat Jembatan Barelang

Kepala BP2RD Kepri Reni Yusneli mengaku pihaknya berencana membuka kantor pelayanan Samsat di dekat jembatan Barelang.

Tak Perlu ke Batam Centre, Samsat Bakal Buka Kantor Pelayanan di Dekat Jembatan Barelang
TRIBUNBATAM.id/ANDRIANI MONA
Sejumlah warga sedang mengabadikan atau mengambil foto dengan latar belakang jembatan satu Barelang, Senin (24/12/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepulauan Riau, Kepala BP2RD Kepri Reni Yusneli menyebutkan pihaknya menyiapkan program baru untuk meningkatkan PAD.

"Kita tetap ada program baru, intensifikasi dan ekstensifikasi. Karena keterbatasan anggaran kita gunakan yang ada saja. Kita sekarang sudah ada 10 Samsat, kita juga sudah punya Samling, Samber, Corner, kita juga punya e-Samsat, Delivery Pos juga ada," ujar Reni, Jumat (28/12/2018).

Diakuinya Samsat Kecamatan sudah di-launching di Kijang. Kedepannya BP2RD akan mencoba membuka Samsat di daerah Barelang dekat Jembatan I.

Baca: Tak Menular, Simak Gejala dan Tanda-tanda Penyakit TB Kelenjar

Baca: Tarif UWTO di Batam Diturunkan Tapi Pendapatan Justru Melejit. Ternyata Ini Penyebabnya!

Baca: Cek Bawahannya yang Terjerat OTT KPK di Kementerian PUPR, Irjen PUPR Widiarto Datangi KPK

Baca: OTT KPK di Kementerian PUPR, Menteri Basuki Kaget, Belum Tahu Siapa Pejabat yang Tertangkap

"Kita bangun dekat jembatan. Kalau bisa stay di situ lebih bagus. Apalagi kalau dibangun di pangkal jembatan. Jadi selama ini kalau mereka mau bayar pajak kan jauh ke sini. Jadi itulah rencana yang akan kita bangun," kata Reni.

Setelah itu, lanjut dia, BP2RD akan mencoba membuka corner di Tiban. Pasalnya selama ini jika masyarakat ingin membayar pajak, cukup jauh jika ke area Batam Center.

"Mungkin kami akan buka corner juga di Tiban. Agar mendekatkan diri kepada masyarakat seperti wajib pajak lainnya," tutur Reni.

Ia menambahkan peningkatan target pendapatan 2019 mendatang pasti ada. Untuk angka pastinya, pihaknya belum memberitahukannya.

Sebelumnya capaian realisasi pajak daerah Kepulauan Riau (Kepri) per 26 Desember 2018 telah tercapai 103,95 persen atau berada di angka Rp. 1.078.560.943.053.

Dari target yang ditetapkan senilai Rp.1.037.600.830.847.

Hal ini membuktikan bahwa capaian tersebut melebihi target yang telah ditetapkan Badan Penerimaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD).

Sesuai Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah mengatur Jenis Pajak Daerah yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi ada 5 jenis.

Di antaranya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB), Pajak Air Permukaan, dan Pajak Rokok. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved