BATAM TERKINI

Retribusi Parkir Kota Batam Tidak Capai Target, Hanya 65 Persen. Ini Kata Mulia Rindo

"Kita Rp 10 miliar saja itupun tidak tercapai. Saya malu lihat capaian retribusi parkir. Pola pengelolaan seperti ini harus diakhiri, potensi parkir k

Retribusi Parkir Kota Batam Tidak Capai Target, Hanya 65 Persen. Ini Kata Mulia Rindo
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO
Sorang juru parkir tengah mengatur kendaraan di Batam beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Memasuki penghujung 2018, realisasi retribusi parkir tepi jalan umum masih berada di angka 65 persen, atau Rp 6,54 miliar dari target Rp 10 miliar.

Dibandingkan pencapaian sumber pendapatan daerah lain, retribusi parkir menjadi salah satu yang tak sesuai target.

Anggota Komisi II DPRD Batam, Mulia Rindo Purba mengakui data itu sudah masuk kepada BP2RD. Dalam hal ini ia menilai parkir tepi jalan umum harus dikelola dengan baik dan transparan.

"Untuk setoran yang diterima Dinas Perhubungan (Dishub) satu titik parkir bisa memungut retribusi Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu. Namun hanya disetorkan Rp 30 ribu sampai Rp 60 ribu
ke Dishub," ujar Mulia, Minggu (30/12/2018).

Baca: Kumpulan Ucapan Tahun Baru 2019 dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Bisa Kirim via Whatsapp

Baca: Pemuda Harus Jadi Transformator Perubahan Gereja, Remaja dan Pemuda BNKP Gelar Natal Bersama

Baca: Hujan Angin Terpa Gunungkidul, Tower Internet Roboh Hantam Kantor Desa

Baca: Diduga Tewas Disambar Petrir, Pompong Nelayan Ini Terombang Ambing di Tengah Laut

Ia menilai jumlah ini tidak logis dan jelas merugikan potensi pendapatan asli daerah Batam. Ia mencontohkan dengan Kota Bandung yang hampir sama dengan Batam bisa di atas Rp 50 miliar.

"Kita Rp 10 miliar saja itupun tidak tercapai. Saya malu lihat capaian retribusi parkir. Pola pengelolaan seperti ini harus diakhiri, potensi parkir kita sangat besar. Sementara realiasinya tidak sesuai harapan," sesalnya.

Sebelumnya Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dishub Batam, Alexander Banik mengatakan, sesuai hitungan parkir yang ada saat ini pihaknya hanya optimis mencapai Rp 7 miliar.

"Kalau untuk Rp 10 miliar sangat sulit. Sebab sesuai hitungan kami, hanya segitu (Rp 7 miliar)," ujar Banik kepada Tribun.

Diakuinya, Dishub sudah menyampaikan bahwa realisasi retribusi parkir tepi jalan umum paling maksimal di angka Rp 7 miliar. Hal ini berdasarkan perhitungan titik parkir yang dikelola oleh Dishub saat ini.

"Saya tak hapal angka pastinya. Namun dari data kami ada 478 titik parkir. Kita masih lakukan pengembangan titik parkir baru," ungkap Alex. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved