KARIMUN TERKINI

Ada Warung Tempel Stiker Halal Secara Sepihak, Bupati Karimun Minta MUI Lakukan Penertiban

"Banyak di kecamatan-kecamatan warung bersertifikat halal. Kita tidak tahu siapa yang mengeluarkan. Ini perlu penertiban yang baik," kata Rafiq

Ada Warung Tempel Stiker Halal Secara Sepihak, Bupati Karimun Minta MUI Lakukan Penertiban
TRIBUNBATAM.id/ELHADIF PUTRA
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memberikan kata sambutan pada acara pelantikan pengurus MUI tingkat kecamatan se Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Tanjungbalai, Senin (31/12/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Fenomena banyaknya pernyataan halal yang tertempel di warung-warung masih banyak yang diragukan.

Karena itu Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Kabupaten dan Kecamatan melakukan pengecekan.

Hal itu disampaikan Rafiq dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus MUI tingkat kecamatan se Kabupaten Karimun di Gedung Nasional, Tanjungbalai, Senin (31/12/2018).

Baca: Layanan Resmi Dihentikan, Pelanggan Bolt Bisa Dapat Internet Gratis dari Smartfren, Begini Caranya

Baca: BERITA PERSIB - Masa Peminjaman Berakhir, Gian Zola Kembali ke Persib Bandung, Diincar Klub Thailnad

Baca: Poin Telkomsel Bisa Ditukar Donasi Renovasi Sekolah. Begini Cara Tukar Poin Telkomsel

Baca: VIDEO DAN LIRIK LAGU Jimin BTS - Promise : Baru Sehari Sudah Ditonton Lebih dari Satu Juta Kali

"Banyak di kecamatan-kecamatan warung bersertifikat halal. Kita tidak tahu siapa yang mengeluarkan. Ini perlu penertiban yang baik," kata Rafiq.

Menanggapi hal itu Wakil Ketua MUI Kabupaten Karimun, Jamzuri mengatakan memang cukup banyak warung makanan yang diduga memasang label halal secara sepihak.

Namun untuk penertibannya, menurut Jamzuri harus dilakukan instansi keamanan.

"Penertiban dilakukan pihak keamanan seperti kepolisian, namun tetap berkoordinasi dengan MUI," kata pria yang juga menjabat Kemenag Kabupaten Karimun dan Ketua NU Kabupaten Karimun itu.

Di Kabupaten Karimun sendiri hanya sekitar belasan pelaku usaha saja yang telah memiliki sertifikat halal dari MUI.

"Kawan-kawan pelaku usaha biasanya terkendala biaya dan waktu. Karena pengurusannya ke MUI Provinsi," kata Jamzuri.(ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved