Karyawan Koperasi & Toko Wajibkan Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan. Ini Sanksinya Jika Tak Mau

"Inilah pekerjaan rumah bagi kita untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menjadi peserta," ungkap Rini kepada awak media, Minggu

Karyawan Koperasi & Toko Wajibkan Jadi Anggota BPJS Ketenagakerjaan. Ini Sanksinya Jika Tak Mau
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Hj Rini Suryani foto bersama komunitas Gojek se-kota Tanjungpinang. Sekitar 600 Gojek sudah mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGINANG -  BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang terus berupaya meningkatkan jumlah kepesertaan pada tahun 2019 ini.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Hj Rini Suryani mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang terdiri dari pegawai tidak tetap atau non aparatur sipil negara, pekerja mandiri, petani, pedagang dan nelayan.

Namun, partisipasi masyarakat masuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan belum maksimal.

Baca: 7 Fakta Terkait Vanessa Angel; Alasan Polisi Menangkap, Tarif Hingga InstaStory Soal Jemput Rezeki

Baca: Berebut Cinta Seorang Janda, Dua Sopir Truk Ini Berkelahi Pakai Carok

Baca: Hasil Piala FA Blackpool vs Arsenal - Arsenal Menang 3-0, 2 Gol Dicetak Pemain Berusia 19 Tahun Ini

Baca: Ternyata Model yang Ditangkap Bersama Vanessa Angel Bernama Avriellya Shaqila

Jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kepri mencapai 26.000 dari 96.000 angkatan kerja.

"Inilah pekerjaan rumah bagi kita untuk meningkatkan partisipasi masyarakat menjadi peserta," ungkap Rini kepada awak media, Minggu (6/1/2019).

Menurut Rini, banyak usaha kecil menengah yang belumendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Tidak sedikit juga koperasi dan toko-toko misalnya tidak memasukkan pekerjanya sebagai anggota.

Karena pemiliknya takut membayar iuran. BJPS Ketenagakerjaan lalu dianggap sebagai beban.

Kendala semacam ini sudah dipetakan juga oleh BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang.

Demi mengatasi kendala itu, BPJS Ketenagakerjaan sudah bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan Kepri dan Kejaksaan untuk mewajibkan para pelaku usaha untuk wajib mendaftarkan pekerjanya.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved