ANAMBAS TERKINI

‎Bupati Anambas Abdul Haris Siap Repot di Awal Tahun Demi Program 2019: Biar Nyaman di Akhir Tahun

"Lebih baik sedikit repot di awal tahun, namun nyaman pada akhir tahun. ‎Jangan pula kita menangis dan mandi darah di awal tahun," ujar Bupati Anambas

‎Bupati Anambas Abdul Haris Siap Repot di Awal Tahun Demi Program 2019: Biar Nyaman di Akhir Tahun
tribunbatam/septyan mulia rohman
Bupati Anambas Abdul Haris 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Bupati dan Wakil Bupati Anambas punya strategi dalam menjalankan program di awal tahun 2019.

Salahsatu langkah yang dilakukan dengan melantik dan merotasi pejabat fungsional dan pejabat administrator dan pengawas di pengujung tahun 2018.

Menurut Dia, langkah ini dilakukan dengan harapan sudah bisa bekerja di awal tahun 2019 sehingga bisa nyaman di akhir tahun.

Baca: Tak Dapat Izin di Cirebon, Laga Persiwa vs Persib Bandung Pindah ke Jawa Tengah. Main di Kota Ini

Baca: Gunung Ibu di Halmahera Meletus Hingga 90 Kali dalam Setiap Hari. Ini Imbauan untuk Warga

Baca: INFO GEMPA BMKG HARI INI - Dua Gempa Skala 5 Terjadi Minggu Pagi di Maluku & Pulau Marotai

"Lebih baik sedikit repot di awal tahun, namun nyaman pada akhir tahun. ‎Jangan pula kita menangis dan mandi darah di awal tahun," ujar Bupati Anambas Abdul Haris Minggu (13/1/2019).

Dalam pelantikan yang dilakukan pada akhir tahun 2018 itu, cukup terlihat kalau posisi pengawasan internal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya seperti Badan Penelitian Pengembangan, Perencanaan dan Pembangunan Daerah termasuk di Badan Keuangan Daerah mengalami perubahan signifikan.

Menurut Bupati, ketiga OPD ini merupakan peran vital‎ dalam merealisasikan program sesuai visi misi mereka.

Ia pun tidak mengelak kalau keterbatasan Sumber daya, masih menjadi salahsatu kendala yang harus dihadapi dalam menjalankan roda pemerintahan di Anambas.

"Saya mau inspektorat itu kuat, keuangan dan Bappeda juga kuat. Karena saya dan Pak Wakil Bupati berpikir, hari ini pengawasan intern pemerintah harus kuat. Kami juga ‎berharap, pengelolaan keuangan daerah ini dapat berjalan sebagaimana mestinya. Supaya clean and clear. Keterbatasan SDM kita hari ini, yang membuat kelemahan di sana sini," katanya.

Haris meminta pegawai yang diberikan amanah untuk segera mempelajari dan memahami tata kerja.

Ia tidak mau ada suara sumbang soal ‎keluhan pegawai yang merasa tidak mampu dalam mengisi jabatan yang diamanahkan dalam membantu merealisasikan sejumlah program yang sebelumnya telah disusun.

Pemberian jabatan yang diberikan itu, menurutnya juga merupakan tes yang diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk melihat kemampuan yang bersangkutan dalam menjalankan amanah yang diberikan. (tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved