Tak Mau Bayar Uang Tilang, 800 STNK Kendaraan Diblokir Polisi

Sebanyak 800 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) roda dua dan roda empat diblokir oleh polisi.

Tak Mau Bayar Uang Tilang, 800 STNK Kendaraan Diblokir Polisi
KOMPAS.Com/SRI LESTARI
Ilustrasi Buku BPKB dan STNK 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -  Sebanyak 800 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) roda dua dan roda empat diblokir oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Pemblokiran itu dilakukan karena pemilik kendaraan tidak membayar denda tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik sesuai batas waktu yang ditentukan.

"Sampai sekarang sudah ada 800 STNK yang kami blokir," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/1).

Yusuf mengatakan, pemilik kendaraan wajib membayarkan denda jika ingin memperpanjang STNK.

Sistem ETLE saat ini diterapkan di sekitar Jalan MH Thamrin dan Jalan Sudirman.

Dirlantas Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk penambahan kamera terkait perluasan ETLE di Ibu Kota.

Begini Cerita Awal Mula Munculnya #10years Challenge di Facebook yang Kini Viral

Peserta Berobat Pakai BPJS Kesehatan Bakal Kena Biaya Tambahan. Cek Besaran Biayanya Disini

ATURAN BARU! Pasien BPJS Kesehatan Hanya Bisa Naik Kelas Rawat Inap Satu Tingkat. Cek Aturan Disini

Taksi Online Kerap Alami Persekusi di Bandara Hang Nadim, Ini Aturan Main Jika Ingin Jemput Orang

"Ada 81 kamera dari daftar kita minta sudah ada titik-titik (lokasi kameranya) itu," ujar Yusuf.

Sistem tilang ETLE mulai diberlakukan pada November 2018. Saat ini sistem tilang ETLE hanya bisa diterapkan terhadap kendaraan pelat B.

Yusuf sebelumnya mengatakan, mulai awal tahun 2019 sistem tilang ETLE rencananya diterapkan terhadap kendaraan non-pelat B.

Kendaraan berpelat nomor luar Jakarta di Ibu Kota jumlahnya tak sampai 10 persen. Oleh sebab itu, lanjut Yusuf, menilang kendaraan non-pelat B bukanlah hal yang sulit dalam penerapan ETLE. (David Oliver Purba).

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved