BATAM TERKINI

Sebabkan Korban Cacat Seumur Hidup, Jaksa Cuma Tuntut 2 Terdakwa Ini Penjara Satu Bulan

Dua orang terdakwa kasus PT Dynamic Overseas yang menyebabkan korbannya cacat permanen hanya dituntut satu bulan penjara.

Sebabkan Korban Cacat Seumur Hidup, Jaksa Cuma Tuntut 2 Terdakwa Ini Penjara Satu Bulan
FREEPIK.COM
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kasus PT Dynamic Overseas yang melibatkan dua terdakwa Ronald Robert Alexander Mangera selaku Direktur dan Dewi Wulandari selaku Komisaris yang merupakan suami-istri terus berlanjut di Pengadilan Negeri Batam.

Kamis (17/1/2019) lalu, keduanya menghadapi tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Rumondang Manurung  dari Kejaksaan Negeri Batam.

Jaksa menuntut keduanya hanya 1 bulan penjara. Meski korban David Christopher yang merupakan pegawai PT Dynamic Overseas mengalami luka bakar, cacat sebagian anggota tubuhnya seumur hidup.

“Tidak memberikan perlindungan keselamatan kepada tenaga kerja sehingga terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka berat,” demikian kata Rumondang dalam tuntutannya.

Rumondang menilai, kedua terdakwa melanggar dakwaan kedua Pasal  186 ayat (1)  jo Pasal 35 ayat (3) Undang–Undang  Republik Indonesia  Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

JPU mendakwa kedua terdakwa dengan dua dakwaan alternatif. Yakni dakwaan pertama Pasal  360 ayat (1)Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

VIDEO - Seorang Pria Nyaris Digebuki Massa Gara-gara Menyelinap Masuk Tempat Kos Wanita

Dilarang Libatkan Anak. Buat Parpol, Perhatikan Aturan Ini Selama Masa Kampanye

LOWONGAN KERJA BUMN - BPJS Ketenagakerjaan Mencari Karyawan Lulusan D3 dan S1. Cek Syaratnya Disini

CATAT! Kini Berobat Pakai BPJS Kesehatan Ada Biaya Tambahan. Cek Rincian Biayanya Disini

Tuntutan JPU itu dinilai keluarga David sebagai korban kurang manusiawi.

Sebab, atas kejadian itu, korban David Christopher mengalami luka bakar serius yang membuat anggota tubuhnya cacat.

Sidang perkara pidana yang dipimpin Ketua Mejelis Hakim Syahlan tersebut akan disidangkan kembali Selasa (22/1/2019) mendatang. Dengan agenda pembelaan/pledoi penasehat hukum terdakwa.

Seperti diketahui, perkara itu bergulir ketika kapal tanker MT. Succes Energy XXXII yang terbakar di PT ASL Tanjung Uncang sekitar Maret  2016 lalu. Saat itu, David Christopher yang dipekerjakan PT Dynamic Overseas ikut menjadi korban dalam insiden itu.

Ronald Robert Alexzander Mangera selaku Direktur dan Dewi Wulandari selaku direktur dan komisaris dinilai bersalah karena tidak memberikan alat pengamanan kepada pekerjanya. Hingga keduanya duduk di kursi persakitan saat ini.

 Kasus ini sebenarnya terjadi sejak Maret 2016. Sampai 2019, perkara itu sudah memakan waktu sekitar tiga tahun.

Sejak kejadian, proses penyelidikan di kepolisian terbilang panjang.

Meski kejadian Maret 2016, namun Pengadilan Negeri Batam mencatat persidangan baru masuk Kamis (31/5/2018) lalu.

Kemudian, sejak itu, sampai dengan agenda persidangan yang berlangsung, kedua terdakwa yang merupakan suami-istri tidak ditahan. (leo) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved