Karimun Terkini

Gubernur Kepri Panen Padi di Kecamatan Kundur Utara,Ini Pesan Nurdin Kepada Petani

Proses produksi akan semakin cepat karena para petani akan terbantu dengan adanya alat-alat tersebut

Gubernur Kepri Panen Padi di Kecamatan Kundur Utara,Ini Pesan Nurdin Kepada Petani
Tribunbatam.id/Humas Pemprov Kepri
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ikut memanen padi saat panen padi di kawasan pertanian Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Minggu (27/1/2019). 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Gubernur Kepri Nurdin Basirun melakukan Panen Padi di Kawasan Pertanian Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Minggu (27/1/2019).

Gubernur mengatakan, pemerintah daerah selalu mendukung penuh setiap kebutuhan para petani dalam mensukseskan program pertanian yang dijalankan.

Pemenuhan tersebut, kata Gubernur, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat maka peningkatan produksi pertanian harus terus diupayakan.

“Jangan ada lagi keraguan dari para petani dalam menjalankan tugasnya dan tentunya masyarakat akan semakin senang dan mendukung setiap program dibidang pertanian karna kebutuhan mereka dapat terpenuhi,” ujar Nurdin.

Keberadaan teknologi menurut Nurdin juga menjadi pelengkap yang sempurna bagi percepatan proses produksi. Nurdin bersama Dinas terkait akan terus mendata setiap kebutuhan alat-alat pertanian yang dibutuhkan.

“Proses produksi akan semakin cepat karena para petani akan terbantu dengan adanya alat-alat tersebut,” tambah Nurdin.

Tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat akan bahan pangan, keberadaan kawasan pertanian disini juga jika terus dikembangkan eksistensinya maka dapat menjadi kawasan wisatawan baru bagi masyarakat.

“Kita terus upayakan banyak manfaat yang didapat dalam satu tempat, kedepan akan terus kita kelola agar lokasi pertanian disini menjadi lebih indah sehingga bisa mengundang wisatawan datang,” harap Nurdin.

Lahan padi seluas 21 hektare di kawasan pertanian Desa Teluk Radang sudah siap panen. Nurdin beserta rombongan secara simbolis melakukan panen tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Nurdin juga berbincang dengan sejumlah petani dan dari diskusi singkatnya tersebut terdapat beberapa kendala yang terjadi sehingga menghambat proses kegiatan pertanian.

Petani mengeluhkan ketidakadaanya mesin pompa air yang harus digunakan untuk kelancaran perairan, dengan jarak dari lokasi air dan lahan tani yang sejauh 500 Meter tersebut tentu agar pekerjaan dapat selesai keberadaan mesin pompa air sangat dibutuhkan.

Mendengar keluhan tersebut, Nurdin langsung memerintahkan Kadis Pertanian Ahmad Izhar segera koordinir bantuan berrupa mesin pompa air dan pemasangan pipa, perbaikan tanggul juga akan di kondisikan sesegera mungkin.

“Keadaan kan sudah baik, tinggal menyempurnakan hal yang rusak tadi, jangan sampai petani-petani sudah semangat jadi melemah lagi,” kata Nurdin.

Lahan pertanian di sini tidak hanya fokus ke padi saja, sejumlah tanaman lainnya juga ikut ditanami, misalnya Nanas yang dalam setiap setengah bulan sekali bisa panen hingga 20 ton dan direncanakan bisa di ekspor ke Singapura pada bulan Februari mendatang, namun terdapat kendala pengiriman yang harus menyediakan mesin pendingin.

“Nanti akan kita tindaklanjuti prosedurnya bagaimana, kendala nya seperti apa akan kita dudukan, agar cepat selesai karna ini bisa menjadi tambahan potensi untuk meningkatkan pendapatan,” kata Nurdin lagi.(*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved