Prabowo Sebut Menkeu Pencetak Utang, Luhut Panjaitan Ingatkan Prabowo Subianto Jangan Asal

Faktanya, sambung dia, tahun antara Desember 2014-Desember 2018, utang pemerintah naik Rp 1809 triliun, dari Rp 2609 triliun menjadi Rp 4418 triliun.

Prabowo Sebut Menkeu Pencetak Utang, Luhut Panjaitan Ingatkan Prabowo Subianto Jangan Asal
Kompas.com/Tribunnews.com Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Sri Mulyani Disebut Menteri Pencetak Utang, Luhut Panjaitan Ingatkan Prabowo Subianto Jangan Asal, http://medan.tribunnews.com/2019/01/29/sri-mulyani-disebut-menteri-pencetak-utang-luhut-panjaitan-ingatkan-prabowo-subianto-jangan-asal. Editor: Royandi Hutasoit
Luhut Binsar dan Prabowo Subianto 

Prabowo Sebut Menkeu Pencetak Utang, Luhut Panjaitan Ingatkan Prabowo Subianto Jangan Asal

TRIBUNBATAM.id - Kritik pedas soal utang pemerintah yang kian membengkak, dilontarkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo.

Bahkan, Prabowo menyebut pemimpin di Kementerian Keuangan disebut Menteri Pencetak Uang saja.

"Menurut saya, jangan disebut lagi Menteri Keuangan tapi mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang bayar orang lain," ucap Prabowo dalam deklarasi dukungan Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI) di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2019) lalu.

Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Drajad Wibowo, menegaskan, pernyataan Prabowo yang menyebut Sri Mulyani menteri pencetak utang merupakan kritik yang berbasis pada fakta.

Buat Kepri Semakin Baik, Gubernur Kepri Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama

Video Viral, Detik-detik Kubah megah Masjid Agung Belopa Dilalap Api

Peneliti Malaysia: Ganja Bisa Rangsang Syaraf Otak Mati

Komisi IV DPR RI Minta Kemenhub dan Maskapai Tunda Kebijakan Bagasi Berbayar

Faktanya, sambung dia, tahun antara Desember 2014-Desember 2018, utang pemerintah naik Rp 1809 triliun, dari Rp 2609 triliun menjadi Rp 4418 triliun.

Artinya, utang di era Jokowi setiap tahun naik Rp 452,25 triliun.

Sebagai perbandingan, selama 10 tahun Presiden SBY, kenaikan utang pemerintah Rp 1309 triliun, atau Rp 131 triliun per tahun.

"Jadi setiap tahun pemerintahan Presiden Jokowi berhutang rata-rata 3,45 kali lipat dari pemerintahan Presiden SBY," ujar Drajad kepada Kompas.com, Senin (28/1/2019).

"Masak pejabat negara yang banyak membuat utang tidak boleh disebut pencetak utang?" tambah politisi Partai Amanat Nasional ini.

Halaman
1234
Editor: Zabur Anjasfianto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved