Dua Caleg Ini Akan Dicoret KPU dari DCT, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Karimun

Kabar rencana pembatalan kedua caleg tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat di Tanjungbalai Karimun, Jumat (1/2/2019).

Dua Caleg Ini Akan Dicoret KPU dari DCT, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Karimun
TRIBUNBATAM.id/Yahya
Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pengacara Dr Edyson Tatulus yakni Syafardi mengaku belum mengetahui kabar rencana pencoretan Edyson dari Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU.

"Belum dapat informasi saya," ujar Syafardi singkat saat dihubungi TribunBatam.id, Jumat (1/2/2019).

Kabar rencana pembatalan kedua caleg tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat di Tanjungbalai Karimun, Jumat (1/2/2019).

Nurhidayat yang ditemui disela-sela tes penerimaan Pegawai Pemerintah Non PNS Bawaslu Karimun di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun mengatakan keduanya akan dicoret oleh KPU Provinsi Kepri dan KPU RI.

"Ada surat edaran baru, dalam surat edaran itu dinyatakan bagi caleg yang melanggar aturan Pemilu dan sudah divonis pengadilan, dicoret, meskipun hukuman yang dijatuhkan hukuman percobaan," kata Nurhidayat kepada TribunBatam, Jumat.

Nurhidayat menyambut baik atas keputusan KPU Provinsi Kepri yang akan mencoret satu orang  oknum caleg DPRD Provinsi Kepri untuk dapil Karimun yakni Indri Ceria Agustin dari daftar calon tetap.

Indri oleh Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun belum lama ini telah dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana Pemilu, yang dengan sengaja melanggar pasal 523 ayat 1 jo pasal 280 ayat 1 hurup (j) berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Karimun yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Akhirnya Luna Maya Tanggapi Hubungan Ariel Noah dengan Pevita Pearce: Kan Emang Udah Lama Kayaknya

Link Daftar, Syarat, dan Biaya Kuliah Universitas Terbuka, Daftar hingga 6 Februari 2019

Ini 6 Drakor On Going Rating Tinggi Januari 2019, Romance Is A Bonus Book hingga The Crowned Clown

BISA DICOBA! 5 Bahan Alami Ini Mampu Redakan Nyeri Akibat Sakit Gigi

Menurut Nurhidayat Keputusan KPU Provinsi Kepri untuk mencoret caleg Perindo Kepri, Indri Ceria Agustin sudah tepat, karena dalam pasal 285 Undang-undag Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum mengamanatkan kepada KPU,KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk mengabil tindakan berupa yang pertama melakukan pembatalan nama calon anggota DPR,DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota dari daftar calon tetap.

Kedua melakukan pembatalan penetapan calon anggota DPR,DPD, DPRD Provins dan DPRD Kab/Kota sebagai calon terpilih.

"Dasar KPU,KPU Provinsi dan KPU kab/kota dalam mengambil dua tindakan di atas tentunya Putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap terhadap pelanggaran sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 280 dan Pasal 284 yang dikenai kepada pelaksana kampanye pemilu anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/ Kota," kata Nurhidayat.

Nurhidayat juga mengatakan pihaknya saat ini juga tengah menunggu keputusan KPU RI untuk mencoret Dr Edyson Tatulus dari daftar calon tetap anggota DPR RI dapil Provinsi Kepulauan Riau.

"Kenapa harus KPU RI karena yang bersangkutan merupakan calon angota DPR  yang terdaftar sebagai daftar calon tetap di KPU RI dan tentunya pencoretan tersebut menjadi wewenang KPU RI," ujarnya.

Belum lama ini, Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun memvonis dua caleg partai Perindo Kepri yakni Indri Ceria Agustin dan Dr Edyson Tatulus bersalah melakukan pelanggaran Pemilu di Desa Selat Mi, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

Keduanya kemudian divonis hukuman percobaan selama 4 bulan bagi Indri dan delapan bulan bagi Dr Edyson Tatulus. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved